RENGASDENGKLOK, Spirit



Tiga tahun berjalan, semenjak tahun 2015 hingga 2017, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Rengasdengklok Selatan, Kecamatan Rengasdengklok, sampai dengan saat ini belum memiliki usaha produktif. Dan usaha BUMDes Rengasdengklok Selatan tak transparan bahkan diduga fiktif.

Salah seorang warga Desa Rengasdengklok, RM (38) mengatakan BUMDes hanya memiliki kantor, dan sampai saat ini usaha produktif BUMDes tak diketahui kebanyakan warga desa. Dirinya pun mempertanyakan dengan kondisi tersebut bagaimana masyarakat dapat merasakan manfaat dari BUMDes tersebut.

“Padahal BUMDes jelas didirikan bertujuan untuk bisa bermanfaat dan dapat memperbaiki perekonomian masyarakat Desa. Tetapi malah tidak semua masyarakat mengetahui jenis usaha apa yang dikelola oleh BUMDes di desanya sendiri,” tegas RM kepada awak media, Jumat (30/11).

Kepala Desa Rengasdengklok selatan, Darim, sebagai penanggung jawab BUMDes, menjelaskan bahwa BUMDes Rengasdengklok Selatan sudah memiliki usaha produktif yaitu berjualan Gas tabung 3kg.


“Anggaran Tahun 2017 kemarin saja BUMDes menerima Rp.150 juta lebih dengan jenis usaha jamur merang dan Gas 3kg. dan ditahun 2018 ini, baru kemarin ditransfer dari kas Desa ke rekening BUMDes sebesar Rp.117 juta lebih untuk tambahan modal Gas 3kg,” jelas Darim.

Sementara itu Ketua BUMDes Rengasdengklok Selatan, Tohir, sampai dengan saat ini belum bisa dimintai keterangan lebih jelas mengenai jenis usaha apa aja yang dimiliki BUMDes Rengasdengklok Selatan.

“Mohon maaf, saya sedang ada diklat, nanti saja ngobrolnya, jika saya sudah selesai diklat,” kata Tohir dengan singkat, saat dihubungi melalui telepon selularnya.

Ditempat berbeda, Kasie Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kecamatan Rengasdengklok, Khaerul Bachri mengatakan, ia belum sangat memahami dengan apa yang telah terjadi sebelumnya terhadap BUMDes di Rengasdengklok Selatan.

“Hanya berharap untuk kedepan pihak BUMDes membuat rencana kerja atau program kerja dengan menggunakan proposal agar bisa menjadi acuan dalam pelaksanaan BUMDes kedepannya dan jelas jenis usaha apa saja yang dijalankan oleh BUMDes itu sendiri,” pungkasnya. (zul)