KARAWANG, Spirit – Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Karawang, Mumun Maemunah, meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karawang mempercepat pelaksanaan program dan penyerapan anggaran. Desakan itu disampaikan di hadapan Bupati Karawang saat Rapat Paripurna DPRD, Kamis (16/7/26).
Menurut Mumun, hingga pertengahan Juli 2026 realisasi belanja OPD baru mencapai sekitar 39,9 persen. Kondisi tersebut dinilai perlu menjadi perhatian serius agar tidak kembali memunculkan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (Silpa) dalam jumlah besar seperti pada Tahun Anggaran 2025.
Ia menilai rendahnya serapan anggaran menjadi ironi karena DPRD dalam waktu dekat akan membahas Pra-KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2027, kemudian dilanjutkan dengan pembahasan APBD Perubahan.
“Serapan belanja di OPD baru 39,9 persen. Sementara itu, kita sudah akan membahas Pra-KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2027, kemudian dilanjutkan dengan APBD Perubahan. Yang kami khawatirkan, anggaran kembali menyisakan Silpa yang besar seperti tahun lalu apabila program-program di OPD tidak segera dilaksanakan,” ujar Mumun.
Mumun menegaskan masyarakat masih menunggu realisasi berbagai program pembangunan yang telah direncanakan pemerintah daerah. Karena itu, ia meminta seluruh OPD segera mempercepat pelaksanaan program agar manfaat pembangunan dapat segera dirasakan masyarakat.
Selain itu, Ketua Fraksi PKS DPRD Karawang tersebut menegaskan fraksinya mendukung penuh program kerja Bupati dan Wakil Bupati Karawang dalam mewujudkan target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), khususnya di sektor infrastruktur jalan, pendidikan, dan kesehatan.
Namun, menurutnya, dukungan tersebut harus dibarengi dengan keseriusan OPD dalam merealisasikan anggaran secara optimal.
“Kami mendukung program Bupati dan Wakil Bupati. Karena itu, OPD harus bergerak cepat melaksanakan pembangunan yang sudah direncanakan. Jika Silpa kembali besar, itu menjadi indikasi bahwa pembangunan tidak berjalan dengan baik dan manfaat anggaran belum dirasakan masyarakat,” tegasnya. (ist/red)
