RENGASDENGKLOK, Spirit



Aning (60) anggota KPPS TPS15 Dusun Cikadongdong Desa Dukuhkarya, Kecamatan Rengasdengklok, memperpanjang daftar meninggalnya para petugas pelaksana pemilu 2019. Aning meninggal diduga kelelahan usai penghitungan suara pemilu 2019, setelah sempat koma dan dilarikan ke ICU Rumah Sakit Bayukarta, Karawang, Rabu (24/4/2019) sekitar pukul 12.00 WIB.

“Dia (Aning) bertugas di TPS 15 , seminggu usai melaksanakan pencoblosan hingga penghitungan surat suara, sehingga kondisinya tidak sehat lagi,” kata Enjay kerabat korban, Rabu (24/4/2019) malam, di rumah duka di Dusun Jatihurip Rt 09/03 Desa Dukuhkarya.


Lebih lanjut Enjay menjelaskan, sebelum menghembuskan nafas terakhir, sekitar pukul 12.00 WIB,  Aning sempat dibawa ke ruang ICU Rumah Sakit Banyukarta, Karawang, hasil diagnosa tim medis penyebab kematiannya karena pembuluh darah bagian otak pecah.

“Saya pribadi tidak melihat adanya tanda-tanda kalau pak Aning sedang sakit, dan selama menjalani tugas hingga akhir terlihat sehat. Namun tadi Subuh sekitar pukul 04.00 WIB mengalami koma dan dimulutnya keluar cairan,” Ungkap Enjay.

Waktu yang berbeda, Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana pun datang mengunjungi rumah duka untuk mengucapkan bela sungkawa.

“Kedatangan saya ke mari untuk menyampaikan turut bela sungkawa kepada keluarga bapak Aning,” tutur Cellica.

Masih menurut Cellica, Almarhum, telah berjasa dengan melaksanakan tugasnya dengan baik menjadi anggota KPPS 15 Desa Dukuh Karya pada Pemilu 2019.

“Beliau merupakan orang berjasa menjadi penentu Pemilu di TPS Desa Dukuh Karya ini,” tutur Cellica.

Di samping itu Cellica juga memberikan semangat kepada keluarga duka, agar bersabar dan dikuatkan iman dengan meninggalnya almarhum.

“Dan semoga almarhum di terima iman islamnya oleh Allah S.W.T.,” pungkasnya. (dar)