RENGASDENGKLOK, Spirit



Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Rengasdengklok mulai melakukan sortir dan pelipatan surat suara Pemilu 2019, di aula Kecamatan Rengasdengklok, Rabu (20/3). Kurang lebih sebanyak 70 orang relawan dilibatkan dalam kegiatan penyortiran dan pelipatan, masing-masing 81.000 lembar kertas suara untuk legislatif DPR-RI dan Provinsi.

Ketua Divisi Partisipasi Masyarakat PPK Rengasdengklok, Dadang Darmawan, menuturkan, untuk tahap awal, pihaknya dibebankan untuk melipat kertas suara DPR-RI dan Provinsi, masing-masing sebanyak 81.000 kertas suara. Proses tersebut ditargetkan selesai dalam 2-3 hari ke depan.


“Kita baru menyortir dan melipat kertas suara untuk DPR-RI saja, sambil menunggu pengiriman logistik lainnya,” katanya, Kamis (21/3).

Dirinya menambahkan, tidak hanya melipat surat suara, relawan juga harus menyortir kertas suara yang rusak atau cacat produksi. Sementara bagi para relawan, pihaknya memberikan jasa sebesar Rp 75 per lembar kertas suaranya. Para relawan mulai bekerja setiap harinya mulai pukul 08.00 WIB sampai dengan selesai.

“Surat suara rusak harus disampaikan ke KPU RI. Karena penggantian surat suara tetap dari KPU RI, sementara untuk kertas suara DPD-RI dan Pilpres dilakukan sortir dan pelipatan di KPUD Karawang.

Demi menjaga kondusifitas selama proses pelipatan kertas suara, anggota kepolisian dari Polsek Rengasdengklok dilibatkan untuk berjaga-jaga menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Sementara itu, Sekretaris Kecamatan Rengasdengklok, Sri Redjeki, mengatakan pihak kecamatan sifatnya hanya membantu dengan menyiapkan tempat penyortiran dan pelipatan saja.

Dikatakannya saat ini total DPT Kecamatan Rengasdengklok sebanyak 79.688 suara.

“Kami membantu dengan menyediakan tempat saja, sisanya diserahkan kepada panitia,” pungkasnya. (odk)