RENGASDENGKLOK, Spirit



Seperti yang tak ada ujungnya, permasalahan sampah di Kabupaten Karawang, khususnya di Kecamatan Rengasdengklok. Hal tersebut kembali menimbulkan keluhan masyarakat, seperti yang dikeluhkan masyarakat Dusun Bojong Karya I Desa Rengasdengklok Selatan Kecamatan Rengasdengklok dengan keberadaan Tempat Pembungan Sampah (TPS) di lingkungannya.

Dikatakan Ade Salah seorang Warga, keberadaan TPS tersebut mulai menimbulkan ke khawatiran warga sekitar pasalnya, selain aroma tak sedap yang timbul juga sering ditemukannya sampah medis di TPS tersebut.

“Kalau bau jelas mengganggu, bahkan sering warga yang berprofesi sebagai pemulung, menemukan sampah medis di situ. Seperti botol infus dan jarum suntik,” jelasnya kepada Spirit Jawa Barat, Jumat (15/2/2019).


Dirinya merasa kebingungan dengan peruntukan keberadaan TPS di lingkungannya tersebut, menurutnya TPS dibangun untuk warga sekitar atau disediakan untuk masyarakat umum.

“Kalau warga sekitar mah tidak ada yang membuang sampah ke sana, malah orang dari luar yang sering buang sampah ke TPS itu. Tak jarang malam hari saat sepi warga, orang tak dikenal membuang sampahnya ke TPS itu,” katanya.

Sementara itu tokoh pemuda setempat, Ugay Mulyana juga mempertanyakan keberadaan TPS tersebut dibangun atas izin dari siapa.

“Sementara warga belum pernah merasa memberi izin kepada pihak manapun untuk membangun TPS di lingkungannya. Dan menjadi ironis TPS didirikan tak jauh dari fasilitas pendidikan yang jelas sangat mengganggu proses Kegiatan Belajar dan Mengajar di sekolah tersebut,” tegasnya.

Dirinya berharap kepada pemerintah Kabupaten Karawang melalui Dinas terkait untuk melakukan evaluasi terhadap lokasi berdirinya TPS tersebut.

“Karena sangat mengganggu, apalagi jadwal pengangkatan sampahnya tidak teratur. Kadang seminggu sekali diangkat sehingga terjadi penumpukan sampah yang menimbulkan bau tak sedap yang bisa saja menjadi biang penyakit bagi warga sekitar,” pungkasnya. (dar)