CILAMAYA, Spirit



SMPN I Cilamaya Wetan, Karawang, Jawa Barat, terus berupaya menjaring siswa berprestasi di bidang mata pelajaran Matematika dan IPA (MIPA). Nantinya, siswa yang terpilih akan diikutsertakan dalam lomba berstandar internasional.

Rencananya, perlombaan tersebut diikuti sebanyak 28 negara, bertajuk olimpiade sains tingkat internasional, siswa terbaik SMPN I Cilamaya Wetan disiapkan sebagai peserta mewakili Karawang.


Ahmad Fadloli

Kepala SMPN I Cilamaya Wetan, Ahmad Fadloli, kepada Spirit Jawa Barat mengatakan, program ini telah dicanangkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Tujuan dari lomba terang Ahmad, untuk mencari bibit-bibit siswa prestasi berstandar internasional.

Selain itu, lanjut dia, untuk meningkatkan mutu pendidikan khususnya bidang mata pelajaran IPA dan Matematika yang berasaskan pendidikan karakte, serta menumbuh kembangkan budaya kompetitif yang sehat di kalangan siswa pada tingkat sekolah, kabupaten, provinsi hingga nasional.

“Kegiatan ini juga sekaligus untuk memotivasi siswa agar lebih gemar belajar sains dan mempunyai karakter. Selain itu, untuk mendorong sekolah dalam memfasilitasi siswa dan meningkatkan mutu pembelajaran Matematika dan IPA,” ujar  Ahmad, Jumat (14/12) disekolah.

Sebelumnya kata Ahmad, bagi sekolah peserta lomba diberikan bimtek selama dua hari. Untuk pengisian soal dilakukan melalui komputer, lomba dilaksanakan di sekolah masing-masing. Rencananya pelaksanan bulan April 2018 mendatang.

“Bimteknya sudah. Sekolah dijanjikan bakal mendapat bantuan 20 unit komputer dan 1 server, tapi sampai saat ini belum ada bantuan tersebut. Tekhnisnya, tim kementrian pendidikan datang ke sekolah untuk menguji peserta lomba. 50 siswa terbaik SMPN I Cilamaya Wetan siap berlaga di ajang tersebut,” tegasnya.

Sambung Ahmad, peserta terbaik tentu akan menjadi juara dan mendapat penghargaan. Sekaligus, bisa membawa harum nama pribadi, sekolah dan Karawang.

“Harapan kami, ajang lomba ini dapat menciptakan suasana kompetisi yang sehat antar siswa sekolah menengah pertama. Serta, mampu menjaring siswa yang unggul di bidang sains guna terwujudnya persatuan dan kesatuan bangsa di masa kini dan yang akan datang,” tutupnya. (wan)