KARAWANG, Spirit – Ketua Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia (Lakpesdam) PCNU Karawang, Emay Ahmad Maehi (Kang Emay) angkat bicara prihal postingan atau statement Kiyai Ahmat Ruhiyat Hasby (Kang Uyan) beberapa waktu lalu yang beredar di sebuah WhatsApp Group (WAG) dan bocor ke publik, Kang Emay mengatakan kejadian tersebut merupakan ujian ilmu dan akhlak bagi semua pihak.



“Statement Kang Uyan di sebuah WAG sangat mungkin terjadi dalam peristiwa politik. Kang Uyan dalam melakukan statement pasti mendapatkan informasi yang tidak benar dari pihak-pihak yang biasanya kurang memiliki kemampuan dalam menghadapi isu-isu politik,” kata Kang Emay, yang juga mantan ketua KPU Kabupaten Karawang, 2 periode saat diwawancara spiritjawabarat.com, Sabtu (18/10/2020).

Lebih lanjut Kang Emay mengungkapkan bahwa pihak-pihak atau kelompok pemberi informasi seperti ini selalu ada dan juga meramaikan dinamika politik dengan informasi-informasinya yang seakan-akan benar sebuah informasi politik. Dan menurut Kang Emay akan berbeda efek jika yang berkata atau berstatement itu bukan kang Uyan.

“Keberadaan kang Uyan secara pribadi, sebagai kakak calon Bupati Ahmad Zamakhsyari memiliki sensitifitas psikologis yang sangat tinggi, maka diharapkan siapa saja yg dekat dengan beliau dalam memberikan informasi harus akurat dan dengan bukti yang kuat. Dan kita juga berharap kang uyan tidak gebyah uwah menerima informasi begitu saja, kejadian ini merupakan ujian ilmu dan akhlak,” papar Kang Emay.

Masih menurutnya, kelima tokoh merupakan para ulama ditengah-tengah masyarakat, Ilmunya luas untuk menyelesaikan berbagai persoalan dengan lapang. Perilakunya mulya karena berakhlakul karimah, dan berharap permasalahan bisa dilalui dengan baik oleh para pihak.

“Bagaiman kalau ada pihak-pihak yang memanaskan suasana, di sinilah ujiannya,” tegas Kang Emay.

Ketika ditanya apakah peristiwa ini bisa mempengaruhi elektabilitas calon, Kang Emay pun tegas menjawab sangat mempengaruhi, dan menurutnya lagi tinggal sejauh mana efektifitasnya.

Terakhir saat dijebak pertanyaan ke mana arah dukungannya, Kang Emay sambil tertawa menjawab jelas tidak akan golput.

“Saya mencoba menjadi pemilih yang mendengar para calon, terutama gagasannya. Logis, dapat dicerna oleh masyarakat karawang. Nanti juga terihat muaranya,” tutupnya. (dar)