KARAWANG, Spirit – Kendati terkendala oleh keterbatasan anggaran akibat Pandemi COVID-19, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Karawang terus berupaya memaksimalkan anggaran yang ada dengan menyelesaikan pembangunan dua jembatan prioritas di tahun 2021, yaitu jembatan KW 6 di Kelurahan Karangpawitan dan Cipatunjang Kecamatan Ciampel.

Kepala Bidang Jembatan DPUPR Kabupaten Karawang, Wahyu E Prasetyo mengungkapkan komitmenya yang ingin menyelesaikan semua pembangunan jembatan secepatnya, namun hal itu belum dapat dilakukan, karena keterbatasan anggaran.

“Ditengah keterbatasan anggaran saat ini, kami belum bisa menyelesaikan pembangunan, di tahun ini kami hanya dapat menyelesaikan pembangunan 2 jembatan,” ujarnya kepada awak media dikantornya, Selasa (14/4/2021).

Lebih lanjut Wahyu juga menjelaskan nasib beberapa jembatan yang belum diselesaikan, seperti jembatan walahar, RM Embe yang menyusul akan segera DPUPR selesaikan pembangunanya.

“Beberapa jembatan lainnya seperti Jembatan walahar itu bukan mangkrak, tapi memang pekerjaan yang bertahap, untuk tahap pertama memang sudah selesai tinggal pekerjaan tahap selanjutnya itu finising,” jelasnya.

“Jadi sebenarnya gak ada yang mangkrak, seharusnya finising pekerjaan proyek jembatan sudah rampung sejak 2020, karena kondisi Pandemi COVID-19, yang berdampak kepada PAD yang minim, dan terjadi refocusing anggaran,” imbuhnya.

Atas hal itu Wahyu meminta maaf kepada seluruh masyarakat Kabupaten Karawang, dan meminta agar dapat memaklumi atas keterlambatan penyelesaian pembangunan jembatan di Karawang.

“Saya meminta maaf kepada seluruh masyarakat Kabupaten Karawang, kondisi ini diluar kapasitas kita sebagai manusia, mari kita berdoa agar COVID-19 segera berhenti dan PAD bisa meningkat, agar semua PR pembangunan bisa dapat terselesaikan,” tandasnya. (bal)