DPRD Karawang Ingatkan Panitia Pilkades Jaga Netralitas

KARAWANG, Spirit – DPRD Kabupaten Karawang mengingatkan panitia Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) agar menjaga netralitas dan menjalankan seluruh tahapan sesuai aturan. Profesionalisme panitia dinilai penting untuk mencegah konflik serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap hasil pemilihan.

Wakil Ketua Komisi I DPRD Karawang, Lili Mahali, mengatakan perbedaan pilihan dalam Pilkades merupakan hal wajar. Namun, seluruh calon kepala desa, tim pendukung, dan masyarakat harus menyikapinya secara dewasa agar tidak memicu perpecahan.

“Pilkades ini merupakan pesta demokrasi masyarakat desa. Jadi perbedaan pilihan itu hal yang biasa. Jangan sampai karena berbeda pilihan kemudian terjadi konflik atau perpecahan,” ujar Lili, Jumat (11/9/26).

Ia menegaskan, panitia memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga integritas pemilihan. Setiap calon harus mendapat perlakuan yang sama, sedangkan seluruh keputusan dan tahapan wajib berpedoman pada ketentuan yang berlaku.

Menurutnya, keputusan yang tidak memiliki dasar aturan atau terkesan memihak berpotensi menimbulkan kecurigaan, mengurangi kepercayaan masyarakat, hingga memicu persoalan hukum.

“Panitia juga harus menjaga netralitas. Semua calon harus diperlakukan sama dan setiap tahapan harus dilaksanakan sesuai aturan yang sudah ditetapkan,” tegasnya.

Lili juga meminta masyarakat tidak mudah terprovokasi informasi yang belum terverifikasi. Jika ditemukan dugaan pelanggaran, peserta maupun masyarakat diminta menempuh mekanisme penyelesaian yang tersedia, bukan bertindak berdasarkan emosi.

Ia menambahkan, kelancaran Pilkades merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah daerah, panitia, calon kepala desa, aparat keamanan, dan masyarakat. Seluruh pihak harus menghindari provokasi, tekanan, maupun tindakan yang dapat mengganggu jalannya pemilihan.

Lili menekankan, kemenangan tidak cukup hanya ditentukan oleh perolehan suara, tetapi juga harus melalui proses yang jujur, tertib, dan sesuai aturan sehingga hasilnya dapat diterima masyarakat.

Setelah seluruh tahapan selesai, ia mengajak semua pihak mengakhiri perbedaan kubu dan kembali bersatu untuk mendukung pembangunan desa.

“Setelah Pilkades selesai, jangan ada lagi kubu-kubuan. Siapapun yang terpilih harus didukung bersama untuk membangun desa,” pungkasnya. (ist/red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *