Dedi Serahkan Anugerah Budaya untuk Alm Ismail Marzuki 

PURWAKARTA, Spirit – Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi,memberikan Anugrah Kebudayaan kepada alm Ismail Marzuki yang diterima  Rachmi Aziya (66), anak tunggal dari alm. Ismail Marzuki, di Taman Maya Datar bersamaan dengan Pengukuhan Pasukan Pengibar Bendera (paskibra), Senin (15/8).

Dalam sambutannya, Dedi berharap warga Kabupaten Purwakarta menghargai jasa-jasa para pahlawan yang sudah rela menghibahkan jiwa dan raganya untuk kemerdekaan dan membangun jiwa nasionalisme anak bangsa yang lain. Karena itu, dalam pengukuhan paskibra, ia memberikan penghargaan dan santunan kepada keluarga alm. Ismail Marzuki.

Penghargaan tersebut diberikan oleh Pemkab Purwakarta karena, ia menilai, pencipta lagu Halo Halo Bandung tersebut berhasil membangun spirit kebangsaan melalui karya-karyanya berupa lagu nasional.”Kita jangan jadi negara yang durhaka kepada pahlawan dan leluhur karena berkat jasa merekalah kita bisa hidup seperti ini dan bisa menikmati karya-karya yang mereka hasilkan.” Ucapan Dedi itu bukan tanpa dasar, karena beberapa waktu lalu dia sempat mendatangi kediaman Rachmi Aziya, yang  kehidupannya itu terkesan pas-pasan.

Rachmi tinggal di sebuah rumah kontrakan di Perum Bappenas A12, RT 1 RW 6, Kelurahan Kedaung, Kecamatan Sawangan, Kota Depok.Dikontrakan itu Rachmi tinggal bersama suami dan dua orang keponakannya. Keempat anaknya sudah menikah dan tinggal terpisah dengan mereka. “Anak-anak kita selalu menyanyikan Gugur Bunga dan lagu ciptaan beliau yang lain. Jiwa nasionalisme mereka tumbuh semata atas jasa beliau. Maka sudah sepantasnya kita memberikan penghargaan kepada beliau dan keluarganya,” ujar Dedi.

Puteri semata wayang alm Ismail Marzuki yang hadir menerima penghargaan tersebut tampak tak kuasa menahan tangis bahagia. Ia menyampaikan rasa terima kasih kepada Dedi dan segenap Pemkab Purwakarta atas penghargaan yang diperolehnya tersebut.“Saya terima kasih sekali ini, suatu kehormatan bagi saya dan keluarga karena menerima penghargaan ini,” kata Rachmi yang sehari-hari berjualan es di depan rumahnya tersebut. (riz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

RSS
Follow by Email