KARAWANG, Spirit – Sekretaris Daerah (Sekda) Karawang, Teddy Ruspendi membantah dua pembangunan proyek besar rumah sakit paru (RSP) dan Gedung Pemkab Dua di Karawang mangkrak.

“Saat ini pembangunan rumah sakit paru baru dilakukan Dinkes dan Gedung Pemkab oleh Cipta Karya. Keduanya masih tahap perencanaan,” kata Teddy, Jumat (19/8) .

Teddy menyebutkan RSP yang akan dibangun di Kecamatan Jatisari melalui anggaran Dana Bagi Hasil Cukai Tembakau (DBHCT) tersebut sudah dirapatkan bersama DPRD pelaksanaanya.

“Dari hasil rapatnya kita akan mulai tahun 2016-2017 untuk pelaksanaan MK (Manageman Kontruksi) dan DED (Detail Engenering Design). Kemudian untuk tahap pengerjaan fisiknya akan dilakukan tahun 2017-2018. Anggaran yang terkumpul saat ini sejak tahun 2014 sekitar Rp80miliar,” kata Teddy.

Ia mengatakan di Bulan Agustus 2016, sudah akan dimulai pelelangan perencanaan RSP di Karawang. “Saat ini sudah mulai pelelangannya,” katanya.

Untuk pembangunan Kantor Pemkab dua dengan anggaran Rp19 miliar , Teddy juga menyebutkan pembangunannya masih dalam fokus perencanaan desain oleh Dinas Cipta Karya. “Insya Allah semuanya dapat terbangun secapatnya,”.

Teddy juga mengakatakan ke dua pembangunan tersebut secara jelas tidak akan mengganggu penyerapan Anggaran Pendapatan, dan Belanja Daerah (APBD) 2016. “Tidak akan lah, fisiknya saja tahun 2016. Karena saat ini memang masih tahap perencanaan,” pungkasnya (fat)