Sulitnya Akses Solar Subsidi jadi Sorotan, Kendaraan Luar Daerah Dominasi Antrean SPBU Rengasdengklok

KARAWANG, Spirit – Keluhan terkait sulitnya memperoleh BBM jenis Solar Subsidi kembali mencuat di Kabupaten Karawang. Kali ini, sejumlah warga menyoroti kondisi antrean di SPBU 34.413.31 Rengasdengklok, Kecamatan Rengasdengklok, yang diduga lebih banyak dipenuhi kendaraan dari luar daerah.

Menurut informasi yang diterima, kendaraan berpelat nomor Kabupaten Bekasi kerap terlihat mendominasi antrean pengisian Solar Subsidi di SPBU tersebut. Kondisi itu memicu keresahan warga Karawang yang merasa semakin kesulitan mendapatkan haknya atas BBM bersubsidi.

Salah seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan mengungkapkan bahwa masyarakat lokal sering kali mengalami hambatan saat hendak membeli Solar Subsidi. Selain persoalan antrean, proses pembuatan barcode sebagai syarat pembelian juga dinilai masih menyulitkan sebagian masyarakat.

“Dengklok dikuasai Bekasi, Pak. Di Karawang mah dipersulit bikin barcode juga,” ujar warga tersebut kepada awak media, Rabu (24/6/26).

Ia menambahkan, keberadaan kendaraan luar daerah yang rutin mengantre untuk mengisi Solar Subsidi tidak hanya terjadi di satu lokasi, melainkan juga terlihat di sejumlah SPBU yang berada di wilayah Rengasdengklok.

Atas kondisi tersebut, warga berharap instansi terkait, termasuk Pertamina dan aparat pengawas, meningkatkan pengawasan terhadap distribusi Solar Subsidi agar penyalurannya benar-benar sesuai ketentuan serta tepat sasaran bagi masyarakat yang berhak menerima.

“Saya berharap ada pengawasan yang lebih ketat terhadap distribusi Solar Subsidi agar tidak menimbulkan kecemburuan di masyarakat dan penyalurannya sesuai aturan,” katanya.

Sampai berita ini diterbitkan, pihak SPBU 34.413.31 Rengasdengklok maupun Pertamina belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan yang disampaikan warga. Awak media masih berupaya meminta konfirmasi guna memperoleh penjelasan dari pihak-pihak terkait. (ist/red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *