Bupati Karawang Ancam Tindak Tegas Kepala Sekolah yang Jual LKS, Orang Tua Diminta Berani Melapor

KARAWANG, Spirit– Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh menegaskan tidak ada toleransi bagi oknum sekolah yang masih memperjualbelikan atau memungut biaya untuk buku Lembar Kerja Siswa (LKS) maupun buku modul bagi siswa SD dan SMP.

Aep menegaskan, Pemerintah Kabupaten Karawang telah menetapkan kebijakan bahwa buku modul untuk siswa diberikan secara gratis.

Karena itu, praktik penjualan LKS maupun buku modul oleh oknum sekolah dinilai bertentangan dengan kebijakan pemerintah daerah. Aep meminta orang tua murid tidak takut melaporkan jika menemukan praktik tersebut.

“Kalau misalkan ada oknum, baik dari guru maupun kepala sekolah yang menjual LKS, tolong laporkan. Dinas Pendidikan sudah menyediakan wadah pelaporan, atau bisa langsung laporkan ke saya. Pasti akan saya tindak,” tegas Aep, baru-baru ini, Jumat (7/8).

Aep bahkan memastikan sanksi tegas menanti kepala sekolah yang terbukti melanggar. Salah satu konsekuensinya adalah pencopotan dari jabatan kepala sekolah.

“Kalau dia kepala sekolah, akan saya berhentikan. Saya sudah punya kebijakan bahwa buku LKS atau modul ini gratis. Jadi jangan main-main,” ujarnya.

Menurut Aep, kebijakan pemberian buku modul secara gratis merupakan upaya pemerintah daerah untuk meringankan beban ekonomi orang tua siswa.

Dengan tersedianya buku modul dari pemerintah, siswa tidak lagi diwajibkan membeli LKS maupun buku paket tambahan.

Aep menjelaskan, buku modul tersebut telah disusun secara lengkap sesuai kurikulum yang berlaku. Fungsinya pun disebut tidak berbeda dengan LKS yang selama ini diperjualbelikan di sekolah.

“Saya sampaikan kepada seluruh masyarakat Karawang, khususnya para orang tua murid SD dan SMP, LKS ini sama dengan buku modul, tidak ada perbedaannya,” kata Aep.

“Di dalam buku modul ini semuanya sudah lengkap, jadi tidak ada lagi orang tua yang harus membeli buku paket,” pungkasnya. (ist/red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *