BATUJAYA, Spirit



Festival Goyang Karawang tingkat nasional yang juga merupakan rangkaian kegiatan HUT Karawang ke-385 resmi dibuka, berlokasi di kompleks Candi Jiwa, Desa Segaran, Kecamatan Batujaya. Acara dihadiri dan dibuka langsung oleh Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana, Jumat (21/9) malam.


Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana duduk bersama masyarakat

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Karawang, Okih Hermawan mengutarakan rasa syukurnya atas terlaksananya acara tersebut dengan semarak dan mendapat antusias masyarakat yang tinggi.

“Sesuai dengan tema hari jadi Karawang, Semarak, Semangat Rakyat Karawang dan terlihat antusias masyarakat yang tinggi terhadap acara ini. Diikuti oleh peserta dari 20 provinsi dan berlangsung selama 3 hari, sejak hari ini 21 September hingga 23 September 2018 nanti,” jelas Okih kepada awak media usai acara.

Selain bertujuan sebagai ajang mempromosikan destinasi wisata di Kabupaten Karawang, khususnya wisata situs candi Jiwa, Kecamatan Batujaya. Acara tersebut juga diharapkan dapat juga menggairahkan perekonomian masyarakat dengan berdatangannya pengunjung luar daerah terutama masyarakat dan para peserta Festival Goyang Karawang tersebut.

Masih menurutnya, acara tersebut akan direncanakan sebagai ajang rutin tahunan tingkat nasional. Dan juga akan menjadikan ajang tersebut berskala internasional.

“Untuk tempat akan kembali kita pelajari, karena bertujuan untuk memperkenalkan dan mempromosikan destinasi wisata yang ada di kabupaten Karawang. Kali ini kita ingin mempromosikan situs candi jiwa yang berada di kecamatan Batujaya ini, karena secara langsung atau tidak peserta yang berasal dari 20 provinsi tersebut bisa melihat  situs candi jiwa ini,” tegasnya.

Ditambahkan Okih, dirinya berharap dengan suksenya ajang Festival Goyang Karawang tingkat nasional tersebut menjadi agenda nasional, dan akan dijadikannya sebagai motifasi untuk melanjutkan agar ajang tersebut juga menjadi agenda internasional.

“Semoga ajang ini menjadi agenda nasional sebagai hajat provinsi Jawa Barat, dan jika upaya yang dilakukan bisa menjadikan ajang ini berskala internasional, ya menjadi hajat pemerintah pusat. Minimal kita menjadi sejajar dengan daerah seperti Jember dan Banyuwangi, Karena begitu banyak ragam budaya yang dimiliki Kabupaten Karawang tetapi belum pernah muncul dalam ajang seperti ini sebelumnya,” pungkas Okih.

Sebelumnya Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana mengatakan bahwa acara tersebut juga bertujuan sebagai penghargaan dan perhatian pemerintah terhadap para seniman di kabupaten Karawang serta sebagai cara untuk mengangkat kearifan local budaya Karawang yang juga menjadi tanggung jawab pemerintah Kabupaten.

“Dan terlihat dengan adanya acara atau ajang ini perekonomian disini menjadi lebih baik. Masyarakat sekitar bisa mendapatkan penghasilan tambahan dengan berjualan,” Kata Bupati.

Bupati Menambahkan, pemerintah Kabupaten Karawang memastikan bahwa ajang tersebut akan menjadi agenda tetap tahunan dengan lokasi yang berbeda dengan tujuan memperkenalkan destinasi wisata yang ada di Kabupaten Karawang kepada lebih banyak orang selain wisatawan local Karawang.

“Sampai jumpa tahun depan di ajang yang sama. Tapi yang pasti ajang ini tidak akan hanya dilakukan di satu tempat, tetapi menyebar luas. Bisa di Cikampek, Cilamaya atau Tegalwaru dan juga bisa saja di Pakisjaya,” tutupnya. (zul)