Dem Farm Koorporasi dari Kementan, 1000 Ha Lahan Untuk Petani Jayakerta

JAYAKERTA, Spirit

Di penghujung acara Gebyar Paten Jayakerta, Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana di dampingi Camat Jayakerta, Budiman Ahmad menyambangi Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) “Sri Asih” Desa Ciptamarga Kecamatan Jayakerta. Acara silaturrahmi tersebut juga dihadiri oleh perwakilan dari kementerian Pertanian RI, Kepala Balai Besar Pertanian Bogor, Dedi Nursyamsi.

Gapoktan Sri Asih Desa Ciptamarga adalah salahsatu Gapoktan yang menjadi rujukan dan contoh dari banyak Gapoktan di dalam dan luar Kabupaten Karawang. Yang ditunjuk langsung oleh kementerian pertanian untuk program Pengembangan Usaha Pangan Masyarakat (PUPM).

Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana mengatakan dalam silaturrahinya tersebut bahwa kementerian pertanian akan memberikan bantuan melalui Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dalam hal ini Dinas Pertanian Karawang kepada para petani kecamatan Jayakerta atau Gapoktan Sri Asih dalam bentuk program Demonstrasi Farm Koorporasi.

“Desa Ciptamarga adalah salahsatu lumbung padinya Karawang. Dengan sawahnya yang luas, dalam kesempatan ini kementerian pertanian melalui Dem Farm Koorporasi akan memberi lahan seluas 1000 Ha untuk dikelola para petani Kecamatan Jayakerta,” jelas Bupati kepada Spirit Jawa Barat, Jumat (20/4)

Sementara itu Kepala Balai Besar Pertanian Bogor, Dedi Nursyamsi mengatakan tahun ini kementrian pertanian akan menggarap lahan seluas 400 Ha, menurutnya dengan jangka waktu yang panjang sekitar 3 tahun akan mencapai target 1000 Ha.

“Dalam Dem Farm koorporasi ini komoditasnya ada padi, jagung, kedelai, juga ada sayuran. Selain itu nantinya orientasinya juga ke peternakan,” jelasnya.

Masih menurut Dedi dengan Dem Farm Koorporasi ini kita akan mencoba membangun petani terkait pengetahuan pertanian, kemampuan bertani, dan teknologi dalam bertani.

“Lalu kita akan membangun manajemennya, diketahui para petani dengan hasil panennya biasa menjual langsung ke orang lain. Nah dengan program ini kita juga akan melibatkan para petani pada proses pasca panen, sehingga ada nilai tambah bagi petani,” tambah Dedi.

Ditempat yang sama Ketua Gapoktan Sri Asih Desa Ciptamarga Kecamatan Jayakerta, Dede Samsudin mengatakan dengan segala kendala yang dihadapi para petani di kecamatan Jayakerta dirinya berharap para petani mendapatkan solusi dari semua permasalahan yang ada dengan adanya bantuan dari kementerian pertanian dalam bentuk Dem Farm Koorporasi tersebut.

“Maksimal dalam mendapatkan hasil dan tidak lagi berharap pada tengkulak untuk memasarkan hasil panennya, di tambah dengan koperasi Gapoktan yang telah turun legalitasnya pada tahun 2017 lalu,” pungkasnya. (dar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

RSS
Follow by Email