KARAWANG , Spirit



Tentara Nasional Indonesia (TNI) menyiagakan ribuan Pasukan Pemukul Reaksi Cepat ( PPRC) yang terdiri dari tiga matra, darat , laut, dan udara. Hebatnya, dalam hitungan 2 jam, pasukan yang siaga harus sudah tiba di lokasi yang diperintahkan bilamana terjadi gangguan stabilitas keamanan negara Republik Indonesia.


Panglima Divisi II Kostrad sekaligus Komandan Pasukan Pemukul Reaksi Cepat ( PPRC), Mayjen TNI Tri Yuniarto, pastikan kesiapan personil Yonif Linud 305 Tengkorak pada apel pasukan Jumat (14/6/2019) di Mayonif Linud 305 Tengkorak Telukjambe Karawang.

Jenderal bintang dua ini mengatakan, tujuan kedatangannya pada apel kali ini, untuk memastikan kesiapan Satuan Linud 305 Tengkorak, secara personel, materil maupun alutsista.

Secara keseluruhan Mayjen Tri Yuniarto mengemukakan, saat ini PPRC menyiagakan 6.390 personel. Terdiri dari tiga matra, darat , laut, dan udara.

Menurutnya, tugas dan fungsi pasukan PPRC sebagai pasukan penindak dan penyanggah awal, segala bentuk gangguan stabilitas keamanan, serta gangguan integritas yang dapat memecah belah persatuan dan kestauan negara kesatuan Republik Indonesia.

“Areal penugasan kami seluruh wilayah Indonesia. Dan harus siap kapanpun mendapat perintah dari Panglima TNI,”ungkapnya.

Sementara, Danyonif Linud 305 Tengkorak, Mayor Inf Fajar Akhirudin, menambahkan, suatu kebanggan satuan dibawah komandonya dipercaya sebagai bagian dari personel PPRC. Segala sesuatunya telah disiapkan untuk menunjang penugasan tersebut.

“Disatuan ini ada 686 personel, gabungan tiga matra. Kami disiapkan sebagai pasukan reaksi cepat, bahkan perintahnya 2 jam saja bila ada perintah ke Papua pun kami harus tepat tiba di lokasi,”ucapnya.

Satu persatu, mulai Alutsista, alat medis, komunikasi, serta kesiapan perbekalan anggota diperiksa secara teliti oleh Mayjen TNI Tri Yuniarto. Tri menilai, secara umum pasukannya sudah siap untuk ditugaskan menjaga stabilitas NKRI. (dit)