PEDES, Spirit – Minggu sore (14/11/21), warga Dusun Bunder II, Desa Puspasari, Kecamatan Pedes di kagetkan oleh meledaknya gardu listrik milik PLN. Ledakan gardu PLN tersebut pun diduga menjadi penyebab rusaknya barang elektronik milik warga sekitar.

“Tadi siang di Desa Puspasari gardu listrik meledak, bersamaan dengan ledakan gardu tersebut banyak barang atau alat elektronik milik warga yang ikut meledak atau rusak. Sampai sore ini, gardu listrik masih dalam perbaikan,” jelas Kadus Bunder I, Desa Puspasari, Ayut kepada awak media.

Ia pun menjelaskan, barang elektronik milik warga yang rusak seperti TV, Kipas angin, Kulkas, Pompa air dan lainnya. Warga pun meminta tanggung jawab dari pihak PLN untuk mengganti semua kerugian warga.

“RT Daroji, Dusun Bunder I langsung mendata semua barang elektronik warga yang rusak, yang diakibatkan dari meledaknya gardu listrik PLN tersebut. Setelah pendataan selesai hasilnya akan diserahkan pada pihak PLN,” jelasnya.

Sementara itu, salah seorang warga Dusun Bunder I RT.001 RW.001 Desa Puspasari, Tarmuji yang barang elektroniknya ikut rusak dalam peristiwa tersebut mengatakan secara tiba-tiba TV dan kipas angin miliknya mengeluarkan asap dan langsung mati.

“Selain barang elektronik milik saya, barang elektronik milik sejumlah tetangga juga ikut mati disaat yang bersamaan. Jelas penyebab rusaknya barang elektronik warga adalah dampak dari meledaknya gardu listrik tersebut, saya meminta pihak PLN bertanggung jawab dengan menggantinya,” tegas Tarmuji.

Hal yang sama pun dialami Hj. Nia yang menurutnya TV seharga Rp. 12 juta miliknya juga ikut rusak dan mengeluarkan bau bekas terbakar.

“Mekaning TV ku hargane 12 juta, meni Murub sangit. Hampir Kabeh wong barang-barang pada mati, Dusun 1 mah karo dusun 2 parah (apalagi TV saya harganya 12 juta, bau sangit dan hampir semua orang barang elektroniknya rusak,Dusun 1 dan dusun 2 parah_red),” katanya kesal. (dar)