KARAWANG, Spirit – Tak bisa dimungkiri lagi bahwa kegiatan olahraga senam, terutama bagi wanita, menjadi semacam trend tersendiri. Buktinya saat acara senam yang dinakhodai Perwosi Karawang digelar, para wanita di wilayah Kecamatan Tempuran, yang notabene jauh dari perkotaan, pun tampak antusias menyambut.

Ya, pihak Perwosi (Persatuan Olahraga Wanita Seluruh Indonesia) Karawang, pada Jumat, 19 November 2021, memang menggelar acara senam bersama dengan ibu-ibu di wilayah kecamatan Tempuran. Acara ini sebenarnya memang menjadi program Perwosi Karawang bagi pembinaannya untuk di wilayah kecamatan. Tapi karena diawali dengan olahraga senam tadi, acara pun menjadi tampak lebih hidup.

“Alhamdulillah. Meski perjalanan yang relatif cukup jauh pun jadi tidak terasa lelah. Malah terasa tambah bugar,” ceria Wakil Ketua Perwosi Karawang, Hj. Ani Suharyani.

Mewakili Ketua Perwosi Karawang, dr. Cellica Nurachadiana di lokasi acara, Aula Kantor Kecamatan Tempuran, Hj. Ani mengatakan lokasi pembinaan dilakukan di lingkungan kantor camat. Dan pembinaan sendiri diwarnai kegiatan senam bersama digelar selama tiga jam mulai pukul 07.00-10.00 WIB.

“Peserta kegiatan pembinaan kami batasi hanya 30 orang. Mereka terdiri dari pengurus ranting kecamatan dan istri kepala desa se-Kecamatan Tempuran sebagai ketua anak ranting desa,” ucap Hj. Ani.

Hj. Ani yang ditemani Sekretaris Sitti Imas Massitoh dan Bendahara Tati Tasmiati, menyebutkan bentuk pembinaan yang diberikan, yakni mulai dari penjelasan terkait Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), tugas dan fungsi masing-masing bidang sehingga nantinya pengurus dapat membangun organisasi yang baik dan sehat, hingga program kerja yang salah satunya tentang akan digelarnya lomba Senam Kreasi Perwosi Karawang (SKPK) 2022.

Hj. Ani juga menambahkan. Pembinaan ranting kecamatan termasuk Tempuran, merupakan program kerja dari Perwosi Karawang. Tujuannya untuk mendorong pengurus ranting kecamatan dan desa agar aktif menjadi motor penggerak dalam memasyarakatkan olahraga dan mengolahragakan masyarakat di wilayah masing-masing.

“Kami berharap dengan adanya pembinaan, masyarakat khususnya wanita di wilayah masing-masing ranting kecamatan bisa berolahraga minimal satu kali dalam seminggu,” tandas Hj. Ani. Dia juga menambahkan wanita Karawang karennya bisa mengajak keluarganya untuk cinta olahraga, sehingga wanita Karawang dan seluruh anggota keluarganya bisa sehat dan bugar. (dea)