Oknum Wartawan Takut-takuti Kades Sunardi

BANYUSARI, Spirit

Kepala Desa Gempol Kolot Kecamatan Banyusari Kabupaten Karawang, Sunardi, kepada Spirit Jawa Barat, mengaku dirinya mendapat perlakuan tidak enak bernada menakut-nakuti dari sekelompok oknum wartawan yang biasa bertugas di wilayah banyusari.

“Ada oknum wartawan, yg menakut-nakuti saya, dengan kalimat mau melaporkan, seakan mengancam,” kata Sunardi, Minggu (22/10) di rumahnya.

Bahkan, kata Sunardi, bukan hanya dirinya, sampai-sampai Camat dan Sekcam Banyusari pun mendapat teror dari oknum tersebut. “Entah persoalannya apa belum jelas. Sampai-sampai pak Camat dan Sekcam diteleponin,” ucapnya.

Lanjut Sunardi, persoalan itu apakah berkaitan dengan program dana desa tahap dua yang sudah cair atau bukan. Sebab, mereka itu sudah biasa datang ke kantor desa, saat turun anggaran, Namun, belakangan ini, diakuinya belum sempat ketemu.

“Padahal sudah biasa datang ke desa, bawa mobil, gagah-gagah empat orang. Belum sempat ketemu dengan saya, mungkin itu penyebabnya yang membuat marah. Padahal santai aja, nanti juga ketemu,” ujarnya.

Dijelaskan Sunardi, berkaitan dengan pembangunan yang ada di desa Gempol Kolot, selalu mengedepankan pemberdayaan masyarakat sesuai dengan yang amanat peraturan kementerian desa.

“Sekarang sedang dilaksanakan pembangunannya. Anggarannya sudah turun, buat apa ditunda-tunda, sesuai yang diamanatkan Pak Camat,” pungkasnya.

Sementara, menanggapi persoalan itu, wartawan senior, Dede Jaenudin mengatakan, seharusnya wartawan itu bersikap profesional sehingga tidak diasumsikan yang macam-macam apalagi sampai dianggap mengancam. Bila ada temuan di lapangan, konfirmasikan dengan yang bersangkutan.

“Tugas wartawan itu meliput peristiwa atau kejadian ditengah masyarakat. Kemudian diberitakan dengan obyektif berdasarkan fakta dan data yang akurat, bukan menakut-nakuti. Mudah-mudahan dikemudian hari kejadian serupa tidak terulang kembali,” pungkasnya. (wan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *