Warga Cengkong Menolak P2KKP

PURWASARI, Spirit – Mengaku sudah terbebas dari kawasan kumuh, penduduk Desa Cengkong Kecamatan Purwasari menganggap Program Peningkatan Kualitas Kawasan Permukiman (P2KKP) sudah tidak di butuhkan untuk daerahnya. Pihak Desa berdalih rumah tersebut adalah rumah kontrakan bukan milik asli warga Desa Cengkong.

“Setau saya mereka ngontrak disana, kalau itu di anggap kumuh coba tanyakan pada RT setempat kalau memang diizinkan, maka tidak ada masalah buat kami,” ucap Sekretaris Desa, Obay, Selasa (17/5).

Pantauan di lapangan, padahal masih terdapat beberapa rumah yang terlihat kumuh. Sebab rumah yang terdapat di pinggir Desa tersebut digunakan penghuni sebagai usaha penampungan sampah dan barang bekas.

Desa yang memilki dihuni kurang lebih 8.900 jiwa dengan 2.2447 kepala keluarga tersebut, di anggap telah mampu mandiri.Pasalnya warga yang kebanyakan adalah pendatang tersebut memilki tingkat prekonomian menengah ke atas.

“Untuk Desa Cengkong pekerjaan warganya kebanyakan adalah karyawan pabrik, jadi Alhamdulillah untuk daerah kumuh seperti itu tidak ada. Memang banyak warga yang pendatang, dan mereka lebih memilih tinggal di perumahan yang sudah jelas pengelolaanya,” lanjut Obay. (zuh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *