KARAWANG, Spirit – Bupati Karawang, Hj. Cellica Nurrachadian,a apresias ppelaksanaan kegiatan hBakti Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB) PLN Unit Induk Distribusi Jawa Barat, Unit Pelaksana Kabupaten Karawang tahun 2019, yang digelar di area parkir Mall Technomart, Karawang, Kamis (17/10/2019).



“Kami Pemerintah Kabupaten Karawang, berterimakasih kepada PLN yang telah menerjunkan tim khusus nya untuk melakukan pemeliharaan jaringan listrik di wilayah kami,” ucap Bupati saat memberi sambutan.

Masih menurut Bupati, saat ini kebutuhan masyarakat akan energi listrik semakin meningkat. Baik untuk kebutuhan rumah tangga, UMKM, bisnis, perkantoran, industri serta mendorong seluruh kegiatan ekonomi. Oleh karena itu dibutuhkan pasokan listrik ke pelanggan tanpa adanya hambatan. Dengan kualitas kehandalan jaringan listrik yang bagus, pastinya dapat menunjang perekonomian maupun pembangunan di Kabupaten Karawang.


“Saya berharap dengan berlangsungnya acara dapat meningkatkan citra baik PT. PLN (Persero) melalui kontinuitas dan kecepatan pelayanan yang baik serta menjaga selalu kehandalan pasokan energi listrik guna meminimalisir pemadaman yang dirasakan oleh pelanggan di wilayah kerja PLN di Kabupaten Karawang,” katanya.

Sementara itu, General Manajer, PT. PLN Persero UID Jawa Barat, Iwan Purnama mengungkapkan, Tim Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB) bertugas melakukan pekerjaan pemeliharaan peralatan listrik, seperti penggantian isolator, penggantian PMS, dan lain-lain dalam keadaan online atau bertegangan.

“Dengan adanya tim tersebut, PLN tidak perlu menghentikan aliran listrik, sehingga pendapatan PLN tidak berkurang. Sampai dengan triwulan kedua tahun ini, tim tersebut mampu menyelamatkan terbuangnya energi listrik cukup besar,” kata Iwan saat diwawancarai seusai apel pagi pelepasan tim PDKB yang berjumlah 197 orang, yang akan diterjunkan ke sejumlah lokasi di Kabupaten Karawang.

Pasukan atau tim khusus PT. PLN (Persero) tim unit induk distribusi Jawa Barat (Jabar) dan unit Karawang mampu menyelamatkan terbuangnya energi listrik secara percuma sebesar 18.445.993 kWh atau setara dengan 20 Miliar sampai dengan Triwulan II.