KARAWANG, Spirit – Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, asal partai Golkar, Sri Rahayu Agustina meminta PT. PHE-ONWJ segera merespon tuntutan masyarakat Desa Sedari, Kecamatan Cibuaya, dalam aksi unjuk rasanya beberapa waktu lalu, untuk segera membayar kompensasi final bagi warga terdampak dan segera memperbaiki kerusakan lingkungan yang telah timbul, Kamis (2/7/2020) usai gelar giat reses III tahun 2020 di Desa Randumulya, Kecamatan Pedes, Kabupaten Karawang, Jawa Barat.




Menurutnya, pembayaran kompensasi kepada warga terdampak menjadi sesuatu yang urgent mengingat masyarakat pesisir Karawang bukan saja menjadi korban pencemaran limbah minyak akibat bocornya pipa milik PHE-ONWJ tetapi juga menjadi bagian masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19.

“Belum selesai wabah tersebut, masyarakat pesisir Karawang ini masih harus menanggung derita akibat bencana banjir ROB. Menjadi hak mereka, bila masyarakat Desa Sedari menuntut PHE-ONWJ untuk segera memperbaiki kerusakan lingkungan mereka dan menagih pembayaran kompensasi,” jelas Sri Rahayu.

Tuntutan perbaikan lingkungan, lanjutnya juga sama pentingnya dengan pembayaran kompensasi kepada warga terdampak, mengingat masyarakat pesisir Karawang ini dihadapkan langsung dengan ancaman bencana banjir ROB saat musim angin laut Barat.

“Ini ancaman nyata, dan yang bakal menjadi korban ya masyarakat, kurang tepat memang dalam proses pembersihan limbah minyak mentah beberapa waktu lalu dengan mengambil pasir yang ada tanpa segera ada perbaikan. Apalagi pantai Sedari telah ditetapkan sebagai destinasi wisata kabupaten Karawang,” tegasnya.

Pemerintah Daerah harus segera duduk bersama dengan pihak Pertamina untuk mencari solusi untuk memperbaiki kerusakan lingkungan secepatnya.

“Bisa-bisa terjadi bencana banjir ROB yang lebih besar dan jelas yang menjadi korban masyarakat,” pungkasnya. (dar)