KARAWANG, Spirit – SMK PGRI 2 Karawang menjadi sekolah swasta pilihan bagi para calon peserta didik baru tahun pelajaran 2020-2021. Hal itu dibuktikan dengan banyaknya jumlah pendaftar meski  waktu pendaftaran gelombang kedua masih menyisakan dua bulan lagi.



Kepala SMK PGRI 2 Karawang, Endang Rohmat, melalui Ketua Panitia PPDB, Ali Amran, didampingi Sekretaris Panitia PPDB, Eko Purnomo, anggota panitia PPDB, Siti Dudah M, Atans Supriatna, Bambang Triadi, Irma Maulia, dan Cahyo Adhi, mengatakan, hingga Kamis (2/7), sekolah yang beralamat di Jalan Pangkal Perjuangan/By Pass Paracis, Tanjungpura, Karawang Barat, sudah mengantongi 342 pendatar.

“Tahun pelajaran 2020-2021 ini kami akan menjaring 468 siswa baru untuk mengisi 13 rombongan belajar. Insyaallah meski animo pendaftar tahun ini sedikit melambat karena adanya pandemi covid-19, dengan sisa waktu yang masih panjang kami optimis mampu merealisasikannya,” ujar Ali, kamis (2/7).

Dijelaskan Ali, seperti tahun sebelumnya, PPDB di SMK PGRI 2 Karawang digelar dalam dua gelombang. Untuk gelombang pertama berlangsung mulai 27 Januari sampai 30 April. Sedangkan gelombang kedua digelar mulai 1 Mei hingga 31 Agustus.

“Bagi siswa lulusan SMP yang ingin mendaftar bisa langsung datang ke sekolah atau melakukan pendaftaran secara online dengan masuk ke laman bit.ly/ppdbsmkpgri2karawang, lalu masuk dengan menggunakan alamat email dan ikuti langkah yang tersedia,” jelasnya.

Ali menambahkan, SMK PGRI 2 Karawang memiliki empat kompetensi keahlian yang bisa dipilih para pendaftar. Yaitu akuntansi, administrasi perkantoran, teknik komputer dan jaringan dan teknik sepeda motor.

“Teknik sepeda motor menjadi jurusan favorit yang banyak diburu siswa baru, disusul teknik komputer dan jaringan, kemudian administrasi perkantoran dan akuntansi. Maka dari itu, kami menyediakan lima rombel untuk teknik sepeda motor, empat rombel teknik komputer dan jaringan, serta masing-masing dua rombel untuk administrasi perkantoran dan akuntansi,” ucapnya.

Untuk diketahui, sekolah yang terakreditasi A ini ditunjang dengan fasilitas yang memadai mulai dari gedung milik sendiri, laboratorium komputer, laboratorium bahasa, perpustakaan, bengkel, lapangan olahraga, dan mushola.

Selain itu, sekolah yang dilengkapi dengan BKK (Bursa Kerja Khusus) ini ditunjang staf pengajar yang profesional dan berpengalaman, telah melakukan MOU pendidikan sistem ganda dengan berbagai dunia usaha dan dunia industri dengan mendapat insentive, serta memiliki ektrakurikuler pilihan seperti marawis, pramuka, futsal, tari, pencak silat, paskibra dan bulutangkis.

“Sekolah kami juga siap menyalurkan lulusan untuk bekerja ke Jepang, Malaysia, dan Kuwait. Kami juga menyediakan beasiswa bagi siswa berpretasi dan tidak mampu,” katanya. (dea)