KARAWANG, Spirit – Rencana Serikat Pekerja Tani Karawang (SEPETAK) melakukan aksi demonstrasi ke kediaman pribadi Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Karawang, Acep Jamjuri mendapat respon negatif dari berbagai pihak. Begitupun dengan Majelis Dewan Sepuh Organisasi Masyarakat (Ormas) Pejuang Siliwangi Indonesia (PSI) Hj. Edeh Nunung Losarawati Poeradireja, yang mengaku prihatin atas rencana aksi masa petani di Karawang tersebut.

“Saya tidak habis pikir, kenapa urusan kedinasan kok jadi diarahkan ke ranah pribadi,” ujar tokoh Ormas PSI yang sering disapa Ibu Gede oleh para Anggotanya, saat diwawancara spiritjawabarat.com melalui telepon selulernya, Rabu (25/10/2020).

Persoalan sengketa lahan yang terjadi di beberapa wilayah di Karawang, pemicu rencana aksi, dinilai Ibu Gede salah alamat jika tuntutan disampaikan ke rumah pribadi Sekda Karawang.

“Persoalannya itu kan urusan kedinasan dari Bapak Acep Jamhuri, ya lakukanlah aksi ke Kantornya, dan ke instansi yang mengurusi soal tanah atau BPN, jangan kerumah pribadinya,” katanya.

“Selain salah sasaran, tindakan itu berpotensi akan memicu konflik, san berdampak kepada psikologis keluarga dari pak Acep sendiri, karena ia mempunyai banyak simpatisan,” imbuhnya.

Sebagai sepuh PSI, Ibu Gede sangat merespon rencana aksi tersebut, apalagi menimpa Ketua PSI Karawang, Acep Jamhuri, maka dari itu, ia siap mengintruksikan seluruh anggota PSI untuk menjaga kediaman pribadi Acep Jamhuri, jika benar-benar aksi dilakukan.

“Pak Acep itu kan Ketua PSI Kabupaten Karawang, jadi hal yang sangat wajar ketika saya dan seluruh PSI di Indonesia mendukung dan merasa mempunyai kewajiban memberikan pengamanan jika ia dan keluarga mendapat sebuah ancaman,” ungkapnya.

“Tapi saya berharap rencana aksi dapat dipikirkan untuk tidak dilakukan di rumah pribadi Sekda, lebih laik aspirasi atau tuntutan diungkapkan di tempat yang seharusnya, ke Pemda atau BPN, apalagi di momentum politik yang menuntut kondusifitas,” katanya. (bal)