KARAWANG, Spirit – Tak mau namanya dicatut sebagai Bendahara di tim koalisi partai kemenangan Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati nomor urut 03 Jimmy – Yusni (Jenius), Deden Permana langsung membuat surat pernyataan pengunduran diri.

Pasalnya, Deden Permana tidak tahu menahu bahkan tidak dikonfirmasi sebelumnya kalau dirinya masuk di struktural tim kemenangan Paslon 03.

“Saya ingin mengklarifikasi soal dicatutnya nama saya sebagai bendahara di koalisi pemenangan paslon nomor 03, itu tidak benar” ujar pria yang akrab disapa Deden Permana, saat dikonfirmasi spiritjawabarat.com dikantornya, Senin (26/10/2020).

Untuk mengantisipasi klaim sepihak karena namanya ada di Surat Keputusan (SK) tim koalisi kemenangan paslon nomor 3 tersebut, Deden Permana langsung membuat pernyataan surat pengunduran dirinya, yang dituangkan di atas kertas bermatrai.

“Jika nama saya ada di SK tersebut, hari ini juga saya buat surat pernyataan pengunduran diri saya menggunakan matrai, dan hari ini juga saya sampaikan kepada Ketua Tim kemenangan Paslon nomor 3 Bapak Ade Swara,” terangnya.

Saat ditanya kenapa namanya sampai ada di SK struktural Tim kemenangan Paslon nomor 3, dengan tegas Deden mengaku tidak tahu bahwa dirinya masuk di SK.

“Saya juga kaget, ketika mengetahui bahwa nama saya ada didalam SK, karena saya tidak merasa mengajukan maupun diajukan sebagai tim kemenangan Jenius, karena kan saya sudah deklarasikan diri menjadi pendukung Cellica – Aep,” tandasnya.

Diketahui Deden Permana yang juga sebagai Ketua Baladhika Karya Satuan Serbaguna (BKSS) Kabupaten Karawang merupakan pendukung Paslon nomor urut 02 Cellica – Aep (Cekas), dukungan tersebut ia sampaikan dalam deklarasi mendukung penuh Paslon “Cekas” di Pilkada Karawang 2020, pada saat dirinya dilantik beberapa waktu lalu. (bal)