KARAWANG, Spirit – Kembali terjadi, keluhan masyarakat terhadap layanan pendidikan di Kabupaten Karawang. Tak tanggung-tanggung, seorang warga melalui akun media sosial Instagramnya (IG) keluhkan dugaan terjadi pungutan di salah satu Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) di Karawang, langsung di salah satu postingan akun IG dengan nama Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana.

Warga dengan akun IG wahyu.ahyu pada kolom komentar pada postingan IG dengan nama Bupati Karawang tersebut meminta Direct Message (DM) nya dibalas, dan mengatakan masih terjadi pungutan di SMPN 1 Tirtajaya.

Masih tulis akun wahyu.ahyu, per siswa dari kelas 2 sampai kelas 3, juga dipinta 400 ribu. Katanya untuk bayar bangunan sekolah. Sedangkan siswa baru kelas 1 juga harus beli seragam sekolah sama kaos olahraga sebesar 1 juta 250 ribu dan dipinta juga 400 ribu untuk bangunan.

Akun wahyu.ahyu tersebut pun memohon kepada akun dengan nama Bupati Karawang, untuk meminta Dinas Pendidikan Karawang sidak ke sekolah tersebut. Dan akun wahyu.ahyu tersebut pun mengungkapkan bahwa Presiden Jokowi dan Menteri Pendidikan pernah mengutarakan bahwa sekolah gratis.

Lebih jauh akun wahyu.ahyu tersebut pun menulis permohonan belas kasihan untuk masyarakat kecil yang anaknya ingin melanjutkan sekolah ke SMP, harus mencari uang untuk membayar banguanan, sementara buat makan sehari-hari saja susah karena saat ini masih dalam kondisi pandemi.

Tapi miris, sampai dengan 7 jam semenjak ditulis atau pukul 22.49 WIB, keluhan atau komentar warga tersebut tak mendapatkan respon dari admin akun yang membawa nama Bupati Karawang tersebut, sementara banyak komentar di status tersebut mendapat jawaban yang hangat.

Dan sampai dengan saat ini pihak SMPN 1 Tirtajaya belum bisa dihubungi. (dar)