KARAWANG, Spirit – Bentuk kepedulian terhadap masyarakat sekitar kawasan Idustri, sekaligus sambut Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1442 H, yang jatuh pada 13 Mei 2021, KIIC dan Tenant Association bagikan bantuan 1.908 paket sembako, baru-baru ini, Kamis (6/5/2021).

Head Of External Relation Division KIIC, Bambang Sugeng mengatakan Kegiatan ini adalah kegiatan rutin yang diselenggarakan tiap tahun sejak tahun 2000. Bantuan diprioritaskan bagi masyarakat jompo dan yatim piatu di 7 Desa

“Desa Margamulya, Margakaya, Wadas, Sukaluyu, Puseurjaya, Sirnabaya dan Parungmulya. Diharapkan dapat bermanfaat dan masyarakat bisa merayakan Hari Raya Idul Fitri seperti halnya masyarakat yang lain,” Jelasnya kepada spiritjawabarat.com, Kamis (13/5/2021).

Lebih jauh Bambang menjelaskan, KIIC bersama-sama Tenant Association secara terus menerus berkomitmen untuk peduli terhadap masyarakat sekitar, hal ini terlihat dengan adanya program-program CSR (Corporate Social Responsibility) yang tidak hanya dalam bidang sosial kemasyarakatan tetapi juga dalam bidang lainnya.

“Program Kepedulian Pendidikan Masyarakat seperti beasiswa, dimana pada tahun ini ada tambahan cakupan Desa Penerima beasiswa yang tadinya hanya 6 Desa, menjadi 7 Desa yaitu Desa Margamulya sebagai tambahan cakupan Desa Penerima Beasiswa. Pada tahun ini total Siswa Penerima Beasiswa KIIC menjadi 280 yang terdiri dari 140 siswa SMP/sederajat dan 140 siswa SMA/sederajat, yang total sebelumnya hanya 240 siswa. Sedangkan total Siswa Penerima Beasiswa Tenant Association, untuk tahun ini sebanyak 59 siswa yang sebelumnya hanya 51 siswa,” ungkapnya.

Selain itu lanjut Bambang, ada juga pemberian peralatan sekolah (komputer dan mebeler), Link & Match antara dunia industri dengan SMK, bantuan pembangunan gedung sekolah, program SMK industri Binaan KIIC dengan 11 SMK serta berpartisipasi pada kegiatan olahraga di sekolah-sekolah. Untuk program kepedulian kesehatan masyarakat ada Pemberian Makanan Tambahan melalui Posyandu di 6 desa yang dilakukan rutin setiap bulan.

“Alhamdulillah per April 2019 ada penambahan cakupan wilayah yaitu Desa Margamulya sehingga menjadi total 7 Desa, selain PMT kami juga melaksanakan program Kader Jumantik, Fogging Emergency, Donor Darah yang dilaksanakan setiap per 3 bulan setiap tahunnya. Pemberian makanan tambahan untuk anak agar terhindar gizi buruk, pemberian bantuan pembangunan Posyandu,” katanya.

“Dan di masa Pandemi Covid-19 ini kami juga memberikan bantuan khusus untuk pencegahan dan penaggulangan Covid-19 di KabUpateb Karawang khusunya yaitu dengan memberikan bantuan berupa masker, shoe cover, hand sanitizer, face shield, disinfektan, sarung tangan, sepatu boot, Vitamin, baju APD, dan lain-lain. Selain itu kami juga memberikan bantuan sembako berupa beras, mie instan, terutama untuk masyarakat yang terdampak Covid-19,” imbuhnya.

KIIC juga miliki Program pelatihan pertanian dan kewirausahaan bagi masyarakat desa, seperti kantin, penjahit, kebersihan kawasan dan keamanan kawasan.

“Dan mudah-mudahan kami berencana akan memberikan pemberdayaan UMKM Binaan KIIC untuk UMKM yang berada di sekitar Desa di Kawasan Industri KIIC, sehingga diharapkan akan dapat menambah pengetahuan, keahlian dan pendapatan,” kata Bambang lagi.

Selain itu semua, masih kata Bambang, ada lagi Program Kepedulian Sosial dan Kemasyarakatan, diantaranya pemberian paket Lebaran menyambut Hari Raya Idul Fitri, bantuan pada saat terjadi bencana alam, seperti bantuan evakuasi, bantuan pemberian makanan dan minuman, bantuan obat-obatan, bantuan suplai air bersih dan bantuan pasca bencana lainnya.

“Kami juga memberikan bantuan hewan kurban, mendukung renovasi dan konstruksi fasilitas umum dan berpartisipasi pada acara-acara peringatan hari keagamaan dan olahraga di desa dan instansi lainnya. Program Pelatihan Bidang Pertanian dan Pelestarian Lingkungan melalui Program CSR bersama (telaga desa Agro-enviro education park). Telaga desa merupakan tempat penelitian dan pendidikan atau pelatihan, kepedulian di bidang pertanian, serta merupakan tempat pelestarian lingkungan seperti tanaman langka dan eko wisata, selain itu kami juga melaksanakan kegiatan Penanaman Pohon Jati di area Kawasan Industri KIIC, berpartisipasi aktif dalam kegiatan go green seperti program Citarum Harum Juara, pemberian tong sampah, kegiatan school go green, green campaign di masyarakat desa, dan terakhir kami laksanakan di Dusun Cibayat, Desa Kutamaneuh, Kecamatan Tegalwaru, Karawang tanggal 22 Desember lalu, dan kegiatan lainnya yang berhubungan dengan pelestarian lingkungan hidup seperti pelaksanaan pelatihan pengenalan, fungsi dan cara bercocok tanam kepada anak TK/PAUD, siwa siswi SD, SMP, SMA/SMK, Perguruan Tinggi sebagai generasi penerus bangsa,” jelasnya lagi.

“Besar harapan kami semoga semua kegiatan yang kami lakukan bermanfaat untuk kita semua dan dapat memberikan semangat, motivasi dalam belajar, bekerja dan berusaha,” tutupnya. (ist/dar)