KARAWANG, Spirit – Melihat kondisi Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum saat ini yang memprihatinkan dan melihat kebiasaan masyarakat cemari sungai yang belum berubah dengan masih membuang sampah juga kotoran ke dalam sungai, Satgas Citarum Harum sektor 19 gelar Sosialisasi, batu-batu ini, Kamis (26/9/2019).



Dihadiri, Dansektor 19, Danramil, Camat Rngasdengklok, Aparatur Desa dan tokoh pemuda serta tokoh masyarakat. Kegiatan digelar di aula Desa Amansari Kecamatan Rengasdengklok Kabupaten Karawang.

Dansektor 19, Kolonel Inf, Agoes Hari, mengatakan tujuan diadakannya sosialisasi tersebut untuk mengenalkan kepada masyarakat bahwa di wilayah sektor 19, ada satgas Citarum Harum yang personilnya tersebar di beberapa daerah atau desa, yang memiliki tugas bersama-sama masyarakat merevitalisasi Sungai Citarum, dengan berpayung hukum Perpres RI.

“Kita sangat prihatin melihat kondisi DAS Citarum saat ini, masih banyak warga yang membuang sampah dan kotoran ke sungai. Sementara warga masih menggunakan air sungai untuk mandi, mencuci, bahkan ada warga menggunakan air sungai itu untuk minum,” Ucap Agoes, kepada awak media.

Untuk itu, Dansektor 19 mengajak masyarakat untuk bersama-sama merubah kebiasaan yang kurang baik tersebut. Dan menyarankan masyarakat menggunakan MCK yang telah ada.

“Memang, mengubah kebiasaan lama tidaklah mudah dan butuh perjuangan. Melaui program Citarum Harum ini dan atas kerjasama seluruh komponen masyarakat serta tekad yang kuat, hal tersebut bisa terwujud yang penting ada kemauan dari masyarakatnya,” terangnya.

Diketahui program Citarum Harum dikomandoi Gubernur Jawa Barat, sebagai Dansatgas, dan Wadansatgas bidang revitalisasi sungai Citarum adalah Pangdam III Siliwangi, sedangkan Wadansatgas bidang hukum Kapolda Jawa Barat. (dar)