Pererat Soliditas dan Sinergitas, TNI-Polri Serentak Gelar Pendidikan Pelatihan Integritas Dikmaba dan Diktukba 2022

KARAWANG, Spirit – TNI-Polri melaksanakan pembukaan secara serentak Pendidikan dan Pelatihan Integrasi Dikmaba TNI dan Diktukba Polri Tahun 2022 di Lapangan Widya Warapsari.

Pendidikan dan pelatihan integrasi ini adalah untuk mempererat soliditas dan sinegritas seluruh prajurit TNI dan Bhayangkara Polri sejak dari masa pendidikan sehingga terbentuk kebersamaan, kekompakan dan ikatan moral.

“Tujuan utama dari pendidikan dan pelatihan integrasi ini adalah untuk mempererat solidaritas dan sinergitas seluruh prajurit TNI dan bhayangkara polri. Sejak dari masa pendidikan sehingga terbentuk kebersamaan, kekompakan dan ikatan moral dalam menjaga serta menjamin,” kata Widyaiswara Sespimmen Lemdiklat Polri, Kombes Pol Budi Purwatiningsih.

Proses pembangunan nasional, stabilitas keamanan dan keutuhan NKRI. TNI dan Polri yang solid artinya tidak mudah dipecah belah, tidak mudah diadu domba, akan tetapi saling memperkuat satu dengan lainnya dalam menjaga seluruh tumpah darah dan keutuhan NKRI.

“TNI dan Polri yang sinergi artinya bekerja secara fungsional dalam satu sistem NKRI. Serta saling mendukung, memperkuat, bahu membahu, bukan bekerja sendiri-sendiri. Dalam menjamin terwujudnya pembangunan nasional dan cita-cita kemerdekaan Republik Indonesia,” jelasnya.

Diklat integrasiTNI dan Polri ini juga diharapkan dapat semakin mempererat silaturahmi diantara para gadik. Instruktur dan pengasuh dilingkungan TNI dan Polri yang secara bersama-sama saling bahu membahu. Untuk memberikan yang terbaik kepada peserta didik dalam membentuk sinergitaa dan solidaritas prajurit TNI dan bhayangkara Polri.

Secara khusus pada tahun ini diklat integrasi pada bintara wanita dapat dilaksanakan secara bersama-sama. Sepolwan Polri yang diikuti oleh peserta didik dari bintara polwan Polri, Kowad, Kowal dan Wara.

Diklat integrasi pada bintara TNI-Polri ini merupakan kali kedua yang dilaksanakan secara serentak. Demikian sangat pentingnya tujuan diklat integrasi ini maka tentunya diharapkan pendidikan integrasi dan kolaborasi. Ini dapat dilaksanakan setiap tahun dengan penambahan jumlah waktu, peserta dan peningkatan kualitas materi yang diberikan.

Dalam pendidikan ini, dilaksanakan di 13 satuan pendidikan (satdik) Polri, 11 satdik TNI AD, dan 1 satdik TNI AL. Total ada 7.306 peserta didik yang mengikuti pendidikan gabungan ini.

Secara keseluruhan, jumlah peserta didiknya itu 7.306 ini dilakukan pendidik di 13 satdik Polri, 11 satdik TNI AD, dan 100 satdik TNI AL. Adapun jumlahnya ini yakni laki-laki dan perempuan, kalau laki-laki jumlahnya adalah 4346 dan 503 wanita. Ini kemudian yang dari TNI AD 1452 laki-laki, 170 wanita, TNI AL 765 laki-laki dan 5O wanita, TNI AU 20 wanita. (ist/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

RSS
Follow by Email