JAKARTA, Spirit – Merespons laporan masyarakat mengenai ceceran minyak mentah yang kembali muncul di beberapa titik di perairan dan pesisir Karawang, Anak Perusahaan Pertamina Hulu Energi (PHE), yaitu Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ) mengecek sejumlah fasilitas di area tersebut.

Corporate Secretary PHE, Whisnu Bahriansyah menyampaikan, Setelah mendapatkan informasi, pihak PHE ONWJ mengirimkan kapal patroli untuk mengecek kondisi perairan Karawang. Selain itu, pihaknya juga melakukan pantauan udara menggunakan drone dan helicopter.

“Dari laporan masyarakat per tanggal 21 dan 22 Februari 2021, tampak sejumlah titik oil spill di sekitar Pulau Putri dan Karangsari Kabupaten Karawang. Area tersebut berdekatan dengan fasilitas operasi milik PHE ONWJ,” jelas Whisnu, Senin (22/2/2021).

Whisnu menambahkan, meski belum diketahui asal sumber spill, namun PHE ONWJ bergerak cepat mengerahkan tim untuk melakukan upaya pembersihan di bibir pantai maupun di area perairan.

“Kami secara proaktif berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, dalam hal ini adalah Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas), Pemerintah Kabupaten Karawang melalui DLH Karawang dan juga KLHK,” ungkapnya.

Secara paralel, PHE ONWJ juga mengambil sample oil spill dan membawanya ke laboratorium untuk diteliti lebih lanjut darimana asal minyak mentah tersebut.

Oil Spill Kembali Cemari Pantai Karawang

Sebelumnya, kembali ditemukan ceceran minyak mentah di sejumlah lokasi di pesisir Karawang, seperti ditemukannya spill di pesisir pantai pulau Putri Cikeong, Kecamatan Batujaya, Kabupaten Karawang, belum diketahui dari mana asalnya, spill tersebut.

Disampaikan oleh pemilik akun Face Book Kakang Ben’Tar yang mengunggah kondisi pesisir pantai yang tercemar oil spill berwarna hitam.

“Limbah Pertamina kembali terlihat di Pulau Putri Cikeong, Desa Segaran, Kecamatan Batujaya, Kabupaten Karawang,” kata Kakang Ben’Tar dalam unggahan face booknya, Minggu (21/02/21). (ist/dar)