CILAMAYA KULON, Spirit – Sumber Daya Manusia (SDM) Pemerintahan Desa (Pemdes) masih dalam kondisi minim pengetahuan mengenai tata kelola pemerintahan desa yang baik. Maka dari itu diperlukan pembinaan secara kontinyu agar kualitas SDM terus meningkat sehingga, pelayanan yang diberikan kepada masyarakat semakin baik.
“Belum tentu menjamin bagi kepala desa, BPD dan perangkat desa memiliki SDM yang mumpuni bila hanya mengandalkan pendidikan formal saja. Lantaran, kualitas dan kemampuan dalam mengurus desa sejatinya dibutuhkan mental komunikatif dan pekerja keras,” kata Sekcam Cilamaya Kulon, Dulmanan,SH, Rabu (25/5).
Untuk itu, kata dia, pemerintah desa diminta untuk mengesampingkan pemerintahan kecamatan. Pasalnya, bantuan desa tidak terlepas dari peran andil pemerintah kecamatan. Tentunya, pemerintahan desa dituntut harus lebih matang lagi, baik dalam pengadministrasian maupun pengetahuan tentang birokrasi. Namun, Ia menyesalkan dalam hal sepele saja kurang terbangun kesadaran diri yang baik, contohnya saat kegiatan rutin rapat minggon.
“Tidak sedikit kepala desa yang mangkir. Padahal rapat minggon kecamatan itu penting, karena disitu ada informasi yang perlu diterima dan disampaikan pada bawahan maupun masyarakat. Tapi masih saja dianggap sepele. Disitulah perlunya kesadaran diri dalam disiplin,” ujarnya.
Ditambahkannya,kondisi SDM inilah merupakan pekerjaan rumah (PR) yang perlu dibenahi dalam peningkatan mutu dan kualitas kesadaran pemerintah desa.
“Sejauh ini, katanya, wadah pelatihan dan pembinaan aparatur pemerintah desa jarang digelar. Namun alangkah baiknya, pegawai desa jemput bola dengan rajin membuka komunikasi, konsultasi dan koordinasi yang baik dengan pihak kecamatan,” pungkasnya. (wan)
