KARAWANG, Spirit – Komisi III DPRD Kabupaten Karawang didampingi Muspika dan Karang Taruna Kecamatan Tirtajaya lakukan inspeksi mendadak (sidak) dengan mendatangi lokasi bocornya pipa pembuangan yang diduga milik PT. Pertamina EP di Desa Tambaksari, Kecamatan Tirtajaya, Selasa (25/1/22).

Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Karawang, H. Endang Sodikin mengatakan PT. Pertamina harus bisa mengantisipasi segala kemungkinan terkecil yang bakal terjadi, karena kebocoran ini dikhawatirkan berbahaya bagi warga sekitar.

“Sementara, kita sekalian harus menunggu hasil tes yang dilakukan oleh Pertamina. Kami juga menyarankan pada pihak Pertamina untuk membuat tes bersama dengan pihak kecamatan dan pemdes agar hasil tes nya ada pembanding, sehingga kita bisa antisipasi. Kita juga sudah sarankan terkait kebocoran tersebut agar ditutup dan menindaklanjuti hal lain mengenai lingkungan,” ujar Endang pada awak media.

Sementara itu anggota DPRD Karawang, Hj. Nurlela Saripin mengatakan, pihak Pertamina harus memberikan klarifikasi bahwa kebocoran tersebut telah aman dengan dibuktikan air hasil uji lab.

Ditempat yang sama, Camat Tirtajaya, H. Agus Mufti Syarifudin berharap Pertamina harus membuka diri dan tidak ekslusif.

“Sehingga warga sekitar tidak hanya selalu menjadi terdampak saja, melainkan juga bisa bekerja di perusahaan yang berada di Desa Tambaksari ini,” kata dia.

Ketua karang Taruna Kecamatan, Panji Rachmat Purwanto juga meminta Pertamina untuk segera memberikan klarifikasi kepada publik.

“Untuk menjelaskan terkait kebocoran pipa agar kekhawatiran warga dapat teredam, dan setelah itu kita meminta uji lab agar lebih meyakinkan bahwa air dari pipa yang bocor tidak berbahaya”. tutupnya. (ist/red)