KARAWANG, Spirit – Ciptakan kampus yang hijau dan sekolah berbudaya lingkungan, Karawang International Industrial City (KIIC) dan Telaga Desa, agro-enviro education park, gelar gerakan penghijauan “School Go Green” di SMKN 1 Rengasdengklok, Kamis (26/9/2019).



Head Of External Relation Division KIIC, Bambang Sugeng mengatakan kegiatan tersebut merupakan salah satu upaya KIIC meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan hidup.

“Maka itu manajemen KIIC dan Telaga Desa menggelar gerakan penghijauan, khusus di lingkungan pendidikan. Hal ini dilakukan untuk mengajak siswa-siswi lebih peduli terhadap lingkungan,” katanya.

Masih menurut Bambang Sugeng, SMKN 1 Rengasdengklok, sebagai peraih penghargaan Adiwiyata tingkat Kabupaten dan peraih penghargaan sekolah berbudaya lingkungan tahun 2019 tingkat Provinsi Jawa Barat, menjadikan alasan sekolah tersebut terpilih sebagai tempat perencanaan School Go Green saat ini.

“Program lanjutan Sekolah berbudaya lingkungan tingkat nasional tahun 2020 mendatang, sebagai perwakilan Jawa Barat. Dan kondisi sekolah yang membutuhkan dukungan penghijauan, maka kita bekerjasama untuk menggelar School Go Green disini,” ungkapnya.

Sementara itu Kepala SMKN 1 Rengasdengklok, Wawan Cakra dalam kesempatannya mengatakan, dengan luas hampir 3 hektare, SMKN 1 Rengasdengklok masih memiliki banyak lahan kosong.

“Dengan jumlah siswa sampai dengan 1.460 orang dan 5 kompetensi keahlian. Dengan luas lahan yang masih banyak kosong dan gersang, kita butuh bantuan dan dorongan dari berbagai pihak untuk melakukan penghijauan. Terima kasih kepada KIIC dan Telaga Desa yang telah peduli kepada kami,” kata Wawan.

Diketahui dalam kesempatan tersebut, KIIC dan Telaga Desa menyalurkan Corporate Social Respon­sibility (CSR) kepada SMKN 1 Rengasdengklok dengan memberikan sumbangan berupa 20 buah tempat sampah dan 30 pohon buah produktif berbagai jenis, serta 150 buah pohon pelindung. (dar)