KARAWANG, Spirit



Sebanyak 145 atlet bertanding di Kejuaraan Cabang (Kejurcab) Taekwondo yang digelar Pengurus Cabang (Pengcab) Taekwondo Indonesia (TI) Kabupaten Karawang di gedung Gramedia World Karawang, Sabtu (4/5).

Ketua Umum TI Karawang Rukmana, didampingi Wakil Ketua Dedi Suhardi, Sekretaris Yayat Ruhiyat, Bendahara Kalim Maryana, Bidang Pertandingan dan Perwasitan Kasiman, mengatakan, 145 atlet yang terlibat berasal dari 10 unit. Yaitu KTA, NTA, Persada, CTC, UST, CJM, Pratama, Bintang, Tengkorak dan Rosma.

“Kategori yang dipertandingkan yaitu pra kadet, kadet dan junior dengan total kelas sebanyak 48 yang terdiri dari 37 kelas kyorugi dan 11 kelas poomsae,” ujar Rukmana, Sabtu (4/5).

Dijelaskan Rukmana, Kejurcab tersebut merupakan program kerja ketiga yang dilaksanakan di 2019. Sebelumnya, lanjut dia, TI Karawang telah menggelar diklat wasit dan sosialisai peraturan baru pada 6-7 April dan UKT pada 21 April lalu.


“Semoga dari Kejurcab ini akan muncul atlet-atlet andal yang nantinya bisa kami persiapkan menghadapi berbagai kejuaraan yang diikuti Karawang. Terutama Porda Jabar 2022 mendatang,” ucapnya.

Ketua Umum KONI Karawang H. Sayuti Haris, melalui Wakil Ketua II Nanan Taryana mengapresiasi atas semangat dan kerja keras pengurus TI Karawang dalam mengembangkan dan membina atlet-atlet Karawang.

“Kami berharap tidak hanya sebatas pembinaan. Akan tetapi, taekwondo bisa menjadi olahraga berprestasi dan membanggakan di Karawang. Ini tentunya menjadi PR bagi seluruh pengurus. Mudah-mudahan dengan semangat dan kerja keras, taekwondo bisa masuk cabor unggulan dan meraih emas di Porda 2022,” ujarnya.

Penasehat TI Karawang Ade Suhara dan Ucu Dani H menilai, Karawang memiliki potensi besar untuk berprestasi melalui cabor taekwondo. Selain banyaknya peminat dari segi atlet, taekwondo Karawang juga memiliki pelatih dan wasit hingga level nasional.

“Dengan tekad dan semangat dari insan taekwondo, serta dukungan dari seluruh elemen yang ada di Karawang, kami optimis ke depannya taekwondo bisa mengharumkan nama Karawang baik di level provinsi maupun nasional,” katanya. (ayi/dea)