BANDUNG, Spirit – Badan Saksi Nasional (BSN) Partai Golkar Jawa Barat, baru-baru ini, Selasa (29/9/2020) lakukan sosialisasi sekaligus konsolidasi dengan seluruh anggota fraksi Golkar DPRD Provinsi Jabar dan anggota fraksi DPRD kabupaten/kota se-Jawa Barat di Bandung, bertempat di kantor DPD Golkar Provinsi Jabar, jalan Maskumambang.



Sosialisasi ini dilakukan pada kesempatan rapat konsolidasi internal DPD Partai Golkar Jabar menghadapi Pilkada serentak 2020.

Kegiatan yang secara ketat terapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 ini diikuti sangat antusias oleh para peserta yang dalam pelaksanaannya dibagi dua sesion pada hari yang sama, karena juga menyertakan anggota fraksi Partai Golkar DPR RI dari seluruh dapil di Jawa barat.

Kepala BSN jawa barat Teddy Luthfiana menjelaskan bahwa BSN Partai Golkar ini dibentuk oleh Korbid Pemenangan Pemilu DPP Partai Golkar dengan Nurdin Halid sebagai Koordinator BAPILU & BSN dan dipimpin Syamud Ngabalin sebagai Kepala Nasional.

“Sebagai lembaga baru yang dibentuk DPP Partai Golkar, hari ini kami BSN provinsi Jawa Barat sangat senang dan mengapresiasi  konsolidasi internal yang digelar DPD1 karena BSN diberi kesempatan bersosialisai dan sekaligus konsolidasi dengan jajaran fraksi Golkar DPRD se Jawa Barat,” ujar Lutfy.

“BSN tentu juga harus bergerak cepat bersama seluruh elemen Partai Golkar meraih sukses kemenangan di Pilkada serentak 9 Desember yang akan datang. Pembentukan struktur BSN sampai tingkat desa dan rekrutmen para saksi di TPS harus segera dilakukan, dan pembentukannya ini dilakukan secara berkoordinasi dengan Bappilu dan DPD sesuai tingkatannya,” timpalnya.

Sementara Direktut Eksekutif BSN Jabar Eko Purwanto menambahkan, bahwa hari ini BSN jabar berkoordinasi dengan para Ketua DPD kabupaten/kota juga sedang giat membentuk struktur BSN tingkat Kabupaten/kota.

“Saat ini kita prioritaskan dibentuk untuk 8 kabupaten/kota yang melaksanakan Pilkada,” begitu kata Eko.

Masih ditempat yang sama, Ketua DPD Golkar Jawa Barat, Ade Barkah mengatakan menyambut baik dengan dibentuknya BSN oleh DPP Golkar, karena Golkar sangat membutuhkan para saksi TPS yang profesional, militan dan terlatih untuk mengawal suara Partai Golkar dari tingkat TPS hingga penghitungan suara di KPU.

“Nanti BSN tugasnya bukan hanya mengawal suara, tetapi juga sebagai ujung Tombak sekaligus Tim sukses penggalangan suara Partai Golkar di tingkat bawah,” katanya. (rls)