RENGASDENGKLOK, Spirit



Mendeteksi dini penyebaran dan mencegah meningkatnya pengidap virus HIV atau AIDS di tengah masyarakat, UPTD Puskesmas Rengasdengklok lakukan pemeriksaan rutin terhadap masyarakat di wilayah Kecamatan Rengasdengklok, Selasa (16/4/2019) dini hari.

“Program Dinas Kesehatan melalui UPTD Puskesmas, berkala 6 kali setiap tahunnya. pemeriksaan dilakukan lebih utama kepada kelompok masyarakat yang rentan terpapar virus tersebut biasa disebut populasi kunci seperti, Pekerja Seks Komersial (PSK), kelompok gay atau Lelaki Seks Lelaki (LSL), serta para pengguna narkoba,” jelas Programmer HIV/AIDS Puskesmas Rengasdengklok, Eva Prahesti kepada Spirit Jawa Barat di ruang kerjanya.

Masih menurutnya, selain kepada populasi kunci pemeriksaan juga dilakukan kepada seluruh ibu hamil di kecamatan Rengasdengklok, yang dilakukan setiap saat.


“Untuk masyarakat umum selain ibu hamil dan populasi kunci, bisa kami lakukan pemeriksaan apabila ada permintaan dari satu kelompok masyarakat kepada UPTD Puskesmas terlebih dahulu,” ungkapnya.

Selain HIV/AIDS lanjut Eva, dalam pemeriksaan tersebut juga dilakukan pemeriksaan terhadap penyebaran penyakit Spilis. Kepada masyarakat, apabila merasa rentan terpapar virus HIV, Eva pun mengimbau kepada masyarakat agar datang ke Puskesmas untuk melakukan pemeriksaan.

“Tidak perlu sungkan, kita periksa tanpa biaya atau gratis,” tegasnya.

Eva pun merasa kesulitan untuk menyatakan kecenderungan meningkatnya pengidap HIV/AIDS di wilayah Kecamatan Rengasdengklok, karena menurutnya, selalu berubahnya jumlah penduduk yang disebabkan begitu seringnya mutasi data.

“Ya kan penduduk itu ada yang datang dan pergi, dan tidak seluruh pengidap HIV/AIDS ini murni tertular di wilayah Rengasdengklok, ada juga pendatang yang sebelumnya memang sudah mengidap penyakit tersebut,” pungkasnya. (dar)