KARAWANG, Spirit – Situasi dan kondisi pandemi Covid-19 saat ini, tak mengurangi inovasi dan kreativitas Mahasiswa Universitas Buana Perjuangan (UBP) Karawang dalam melaksanakan kegiatan atau program Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang solutif bagi masyarakat di Desa Kemiri, Kecamatan Jayakerta, Karawang.

Pendampingan dan penguatan UMKM, sosialisasi tanaman herbal, serta pembagian masker, handsanitizer dan disinfektan sebagai bagian protokol kesehatan Covid-19 kepada masyarakat, merupakan sejumlah kegiatan atau program KKN yang tengah dijalani para Mahasiswa UBP Karawang saat ini.

Ketua atau koordinator KKN UBP Karawang di Desa Kemiri, Kecamatan Jayakerta, Rivaldi mengatakan, pendampingan dan penguatan terhadap UMKM di Desa Kemiri dilakukan dengan melakukan Digitalisasi UMKM desa setempat, hal tersebut dikarenakan beberapa UMKM yang ada di Desa Kemiri belum memasarkan produknya secara online (digital). Padahal, lanjutnya, saat ini merupakan era teknologi digital, ditambah lagi dengan pandemi Covid-19 saat ini, pemasaran berbagai produk sudah dilakukan secara online.

”Kita bantu pemasangan peta online (google maps) untuk UMKM-UMKM yang ada di Desa Kemiri. Dengan ini lokasi UMKM lebih mudah diketahui para konsumen di dunia maya. Selain itu, kita juga membantu pembuatan akun media sosial UMKM berupa media instagram dan akun E-commerce, yang mengatasnamakan pelaku UMKM tanaman hias dan ikan hias,” jelas Rivaldi baru-baru ini, Rabu (21/7/2021).

Masih menurut Rivaldi, selama masa pandemi Covid-19, pelaku usaha UMKM di Desa Kemiri mengalami kesulitan dalam penjualan dikarenakan minat pembeli menurun, yang secara tak langsung disebabkan oleh adanya beberapa aturan atau kebijakan pemerintah dalam penanggulangan Covid-19.

“Selain itu, kita juga melakukan sosialisasi nengenai tanaman obat-obatan yang berguna untuk kebutuhan masyarakat di saat Pandemi Covid-19 saat ini, seperti jahe merah, sambiloto, daun kapuk, daun kelor. Salah Satu contohnya yang dijelaskan oleh Salsa mahasiswa dari Fakultas Farmasi mengenai tanaman sambiloto yang berkhasiat untuk penambah imun tubuh, menyembuhkan diare dan lain-lain,” ungkapnya.

Dalam kegiatan KKN nya di Desa Kemiri, Mahasiswa UBP juga membantu menginput data Prodeskel secara update dan yang terakhir memberikan handsanitizer, masker, disinfektan kepada perangkat desa untuk didistribusikan kepada masyarakat di masing-masing dusun yang ada di Desa Kemiri.

Kehadiran Mahasiswa KKN UBP Karawang di Desa Kemiri juga disambut baik oleh aparat desa setempat, melalui perwakilan perangkat Desa Kemiri, Lia selaku Bendahara Desa Kemiri yang mengatakan, kehadiran Mahasiswa KKN UBP dirasakan dapat membantu masyarakat terdampak pandemi dan mampu menghapus persoalan yang begitu kompleks, secara bersama-sama.

“Ketika semua menyadari bahwa persoalan yang ada merupakan tanggungjawab bersama, maka dengan semangat dan kolaborasi yang baik akan mampu membawa perubahan nyata bagi masyarakat,” katanya. (rls)