Atlet Sepatu Roda Karawang Sumbang Emas

KARAWANG, Spirit – Karawang terus memberikan kontribusinya bagi kontingen Jawa Barat (Jabar) di gelaran pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/2016 Jabar. Selain atlet Judo, menembak dan dayung, atlet sepatu roda Karawang juga berhasil memberikan medali emas.

 

Sheila Mafitra Dewi menjadi penyumbang emas di nomor individual time trial (ITT) 300 meter putri. Atlet asal Karawang ini menjadi yang terbaik dengan catatan waktu 28,256 detik. Unggul atas pesepatu roda asal Yogyakarta dan Jawa Tengah di posisi kedua dan tiga.

 

Selain Sheila Mafitra Dewi yang menorehkan emas, pesepatu roda asal karawang lainnya yaitu Salma Falya Niluh Heryadie berhasil menyumbangkan  2 perunggu di nomor point to point (PTP) 10 ribu meter putri dan nomor ITT 1.000 meter putri.

 

Untuk diketahui, atlet Karawang juga sebenarnya berhasil menjadi yang terbaik di nomor relay beregu putri jarak 5.000 meter. Fathiyya Luh Nik Heryadie, Salma Falya Niluh Heryadie, Trianinda Setio Palupi dan Alda Riyani Arisman (Kabupaten Bekasi) berhasil mencapai finis lebih dulu dengan menorehkan waktu 07:39.001 detik.

 

Namun, suka cita tim Jabar harus sirna setelah panitia pelaksana pertandingan mengumumkan tim Jabar didiskualifikasi dan memutuskan DKI Jakarta yang menorehkan catatan waktu 07:39.105 detik sebagai pemenang dan berhak membawa pulang medali emas.

 

“Alhamdulillah kami bersukur bisa menyumbangkan medali untuk Jabar. Saat ini kami juga sedang mengurus permasalahan yang terjadi di nomor relay beregu putri.

Mudah-mudahan secepatnya ada keputusan adil yang sesuai dengan hasil pertandingan,” ujar pelatih sepatu roda Jabar yang juga aktif menjadi pelatih sepatu roda Karawang dan klub KISS Karawang, Yedhi Heryadie, kepada Spirit Jawa Barat, Selasa (27/9).

 

Dengan tambahan medali dari atlet-atlet Karawang, tim sepatu roda Jabar menempati posisi runner up dengan perolehan 5 emas dan tiga perunggu. Jabar masih berpeluang menambah satu emas dari nomor relay beregu putri yang masih dalam diproses penyelesaian masalah.

 

Untuk posisi juara umum, DKI Jakarta berhak menempatinya setelah mengumpulkan 6 emas, 6perak dan 1 perunggu. Sedangkan di posisi ketiga ditempati Jawa Timur dengan 4 emas, 2 perak dan 2 perunggu. (ayi)

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *