CILAMAYA WETAN, Spirit – Memasuki minggu ketiga bulan Mei 2016 bantuan Alokasi Dana Desa (ADD) bagi Pemerintah Desa (Pemdes) Sukakerta Kecamatan Cilamaya Wetan telah cair. Hal itu membuat para perangkat desa tampak sumringah. Pasalnya, ADD salah satu peruntukannya untuk honor tunjangan perangkat desa yang terbilang sudah cukup lama dinantikan.
“Dengan cairnya Alokasi Dana Desa, maka perangkat desa bisa menikmati honor yang sudah menjadi haknya. Dan memang selama ini begitu dinantikan. Pencairan ADD yang memang sedikit terlambat ini membuat mereka merasa senang dan terbantu,” kata Kepala Desa Sukakerta, H.Bukhori,S.Pdi, Selasa (17/5).
Lain halnya menurut Kaur Ekbang Desa Sukakerta, Warno. Dirinya berharap honor perangkat desa secara tekhnis didukung oleh aturan tentang pemberian tunjangan bagi perangkat desa. Hal itu, kata dia, berbeda dengan dana bantuan untuk pembangunan, yang harus terlebih dahulu didasarkan pada proposal pengajuan. “Kalau bisa seperti karyawan, bisa dipastikan tanggal tiap bulan gajian dan tidak pakai telat,” katanya.
Bila hal tersebut bisa terjadi, tentunya perangkat desa akan lebih giat lagi dalam menjalankan tugas. Karena, menurutnya, honor tersebut merupakan tambahan penghasilan yang menunjang kesejahteraan. Untuk merealisasikan keinginan tersebut, sambung Warno, tentu menjadi tanggungjawab pembuat kebijakan regulasi, agar tidak mengalami keterlambatan.
“Dengan turunnya dana ADD, disamping perangkat desa dapat honor, pembangunan terus berjalan. Sekarang aja sedang ngecor buat bangunan tempat parkir. Padahal, anggaran yang turun sekarang bukan untuk fisik,” ujarnya. (wan)
