CILAMAYA WETAN, Spirit
Komite MTS Negeri Cilamaya, Karawang, Jawa Barat, Nur Yasin, mengatakan, orang tua wali murid harus berperan aktif dalam membantu pemenuhan sarana dan prasarana belajar mengajar disekolah, mengingat anggaran dari pemerintah bagi pendidikan begitu terbatas.
“Jika hanya mengharapkan dari pemerintah jelas tidak cukup meski negara sudah mengalokasikan bantuan operasional sekolah. Oleh karena itu, bantuan orangtua murid melalui komite sekolah sangat dibutuhkan,” ungkapnya dihadapan para orang tua wali murid, Sabtu (11/11) di sekolah.
Nur Yasin, mengemukakan, melalui komite sekolah dapat digalang dana dari orang tua wali murid untuk pengadaan sarana, seperti komputer yang menjadi kebutuhan penting saat ini. Sehingga, sekolah dapat melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) yang diwajibkan pada tahun sekarang.
“UNBK ini tidak mudah untuk dilaksanakan, bukan karena siswanya yang tidak mampu tapi sarana dan prasarananya sangat terbatas. Jika ada orangtua siswa mau menyumbang, apa salahnya demi kemajuan sekolah,” kata dia.
Ia juga berharap, para orang tua wali murid memiliki kepedulian untuk memajukan pendidikan. Di tengah masih rendahnya persentase sekolah yang sudah menjalankan UNBK, Yasin menambahkan, tidak berapa lama lagi sekolah negeri akan seratus persen melaksanakannya.
“Pada tahun ini untuk kali pertama MTSN Cilamaya menggelar UNBK setelah tahun sebelumnya melaksanakan Ujian Nasional K ertas dan Pensil (UNKP),” katanya.
Sementara itu, salah satu orang tua siswa kelas IX, Syarif, mengatakan, pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer di MTSN Cilamaya masih terkendala dengan sarana dan prasarana. Oleh sebab itu, dibutuhkan peran serta orang tua, agar kegiatan UNBK berjalan sesuai yang direncanakan.
” Pendidikan itu bukan hanya menjadi tanggungjawab pemerintah dan pihak sekolah saja. Bahkan peran orang tua sangat dibutuhkan. Seperti sekarang, untuk menunjang UNBK dibutuhkan komputer, maka kami sebagai orang tua, berkewajiban untuk membantu secara bersama-sama. Karena ini semua demi anak kita,” pungkasnya. (wan)

