Baru 8 Bulan Dibangun, Jembatan Kebon Satu Tegalsari Terancam Amblas

 

Seorang warga tunjukan pondasi jembatan yang amblas

KARAWANG, Spirit

Warga masyarakat Dusun Kebon Satu Desa Tegalsari Kecamatan Cilamaya Wetan Kabupaten Karawang meminta Bupati Karawang melalui dinas terkait untuk segera memeriksa pihak pemborong dan pengawas pelaksana proyek pembangunan jembatan beton yang berlokasi di RT 04 RW 01 menuju pondok pesantren Darul Aitam. Pasalnya, jembatan yang baru dikerjakan tersebut, kondisinya sudah rusak parah, diduga dalam pelaksanaan dan penggunaan bahan material tidak sesuai dengan spesifikasi yang tertera dalam RAB sehingga mengakibatkan keretakan dan terancam amblas.

Menurut Ketua RT 04, Eman, pembangunan jembatan tersebut diduga tidak memenuhi kualitas dan mutu bangunan.  Dimana, usai dikerjakan kondisinya sudah mengalami kerusakan. Proyek yang menggunakan APBD Karawang tersebut, dikerjakan oleh rekanan hanya mengejar keuntungan, tanpa memperhatikan mutu dan kualitas pembangunan.

“Paling baru sekitar delapan bulan, kondisinya sudah rusak parah. Pondasi jembatan retak, jembatan jadi miring. Padahal belum pernah dilalui mobil dan motor, paling juga pejalan kaki, itupun tidak rutin, karena jalan menuju pondok belum diperbaiki.  Jadi tidak banyak warga yang melewati jembatan itu,” ungkap Eman, saat dikonfirmasi awak media, Senin (23/10) di rumahnya.

Dikatakan Eman, rencana awal pembangunan jembatan akan digunakan untuk melintas kendaraan mobil maupun motor yang keluar masuk pesantren. Namun, jangankan digunakan untuk hal itu, kenyataannya, dipergunakan pejalan kaki saja langsung rusak. Tidak menutup kemungkinan, jembatan bisa patah akibat pondasi yang retak tersebut amblas.

“Waktu bikin pondasi awal sepertinya tidak sampai dasar, ahirnya seperti ini, jembatan jadi miring. Pekerjaan asal jadi, hasilnya tidak memuaskan. Sudah, saya laporkan ke Pak Kades,” pungkasnya.

Senada dikatakan salah seorang warga setempat, Egi. Menurutnya, jembatan tersebut belum lama dibangun, sekarang sudah rusak kembali dan saat ini tengah diperbaiki.

“Paling baru sekitar enam bulan dibangun sekarang sudah rusak lagi. Aneh, jembatan yang dibangun pakai uang pribadi dan dilalui mobil saja bisa kuat, ini jelas pake uang negara malah bejad. Bikin nggak ngerti masyarakat aja,” ucapnya.

Ditemui di lokasi, pelaksana perbaikan jembatan, Arif membenarkan kondisi jembatan itu saat ini mengalami kerusakan di bagian pondasi. Dan sekarang sedang dilakukan perbaikan dengan cara tambal sulam.

“Jembatan ini, kalau tidak salah dibangun tahun 2016. Sekarang rusak dan sedang diperbaiki. Kami bikin pondasi baru, untuk menopang jembatan, agar tidak amblas. Pemborongnya Pak Ali orang Telagasari,” singkatnya. (wan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *