KARAWANG, Spirit
Pembangunan fisik infrastruktur jalan poros desa di Desa Situdam Kecamatan Jatisari, diperkirakaan belum terbangun sekitar 1 kilometer. Hal tersebut dikatakan Kepala Desa Situdam, Iwan Kurniawan yang menurutnya, sebagian jalan poros dari arah Desa Jatisari menuju Desa Situdam, sudah direalisasikan program reguler dari Dinas Pekerjaan Umum Pemukiman Rakyat (DPUPR) Kabupaten Karawang.
“Diperkirakan jalan poros antar desa di wilayah Desa Situdam, kurang lebih tinggal sekitar 1 kilometer lagi yang belum terealisasi. Nanti secara bertahap kita ajukan ke dinas terkait,” ujar Kepala Desa Situdam, Iwan Kurniawan kepada Spirit Jawa Barat, Kamis (12/10).
Dikatakan Iwan, sarana transportasi publik jalan poros sangat vital. Pasalnya, penunjang roda perekonomian masyarakat di Desa Situdam, perlu di dahulukan oleh dinas terkait. Oleh karenanya, tiga wilayah desa ke arah Bendungan Barugbug adalah wilayah pertanian yang menjadi sumber kehidupan perekonomian warganya.
“Sehingga keberadaan jalan poros menjadi kebutuhan utama para petani dan masyarakat. Ada 3 desa yang satu arah yakni Desa Jatisari, Dusun Bakan Sewi, Desa Situdam dan Desa Barugbug yang perlu mendapat skala prioritas pembangunan fisik infrastruktur jalan poros,” paparnya
Dengan kondisi jalan bagus dan permanen, sambung Iwan, hal itu akan mempermudah para petani mengangkut hasil panen pertaniannya.
“Jika kondisi jalan tidak baik, akan mempengaruhi daya jual gabah. Karena para tengkulak padi akan membeli dengan murah harga gabah dengan alasan ongkos pengangkutan dua kalilipat,” jelasnya.
Ia menjelaskan untuk wilayah jalan poros ke arah Desa Balonggandu, sudah terealisasi dengan kondisi jalan di cor.
“Jadi tidak ada kendala bagi para petani Desa Situdam yang sawahnya berbatasan dengan areal pertanian Desa Balonggandu. Kini jalan poros sudah bagus dengan kondisi di cor,” ungkapnya.
Sementara itu, petani Dusun Sewi Desa Situdam, Rosadi (43) meminta kepada pemerintah Desa Situdam agar mengajukan peningkatan jalan ke areal pertanian di wilayah dusunnya tersebut.
Menurutnya, hampir sekitar 700 meter dengan lebar jalan 4 meter belum tersentuh pembangunan fisik jalan poros.
“Diperkirakan sekitar 700-900 meter yang belum tersentuh pembangunan fisik kearah Dusun Bakan Sewi Situdam, saya minta kepada Kepala Desa Situdam agar lebih memperhatikan kondisi ini dengan lebih serius lagi agar akses jalan tidak berlubang atau berkubang disaat musim penghujan tiba,” tambahnya. (not)

