Zaenal Abidin seorang guru yang bertugas diwilayah UPTD Pendidikan Cilamaya Wetan Kabupaten Karawang Provinsi Jawa Barat merasa miris atas jabatan sebagai kepala SDN Sukatani III yang sedang diemban. Pasalnya, semenjak menjabat hingga sekarang dirinya tidak pernah mendapat undangan untuk mengikuti acara pelantikan sebagaimana mestinya, padahal SK pengangkatan sebagai kepala sekolah sudah ia terima.
“Emanag terasa aneh sudah dua kali ada acara pelantikan. Tapi saya tidak masuk dalam daftar kepala sekolah yang ikut dilantik oleh bupati karawang. Padahal SK kepala sekolah sudah ada. Ini sebetulnya ada apa,” terang Abidin saat ditemui Spirit Jawa Barat disekolah, Selasa (19/9).
Menurut Abididn, dari sekian banyak calon kepala sekolah dasar yang sudah lolos seleksi dirinya mendapat giliran awal untuk menerima SK pengangkatan. Namun, yang membuat miris dan tandatanya adalah soal pelantikan. Karena kata Abidin, pelantikan merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam pengangkatan jabatan seseorang.
“Sempat saya tanyakan ke Pak AT kepala UPTD Pendidikan Cilamaya Wetan, jawabnya tidak apa-apa yang penting SK sudah keterima ini. Aneh menjadi kepala sekolah kok tidak dilantik. Mungkin ini baru kali pertama terjadi,” kata Abidin.
Padahal lanjut Abidin, pelantikan merupakan kegiatan yang sacral untuk dillakukan. Karena, sebagai bentuk bagian dari sebuah pengakuan, bukan hanya sebatas menerima SK saja. Sehingga dengan kejadian tersebut tidak menutup kemungkinan akan menimbulkkan pertanyaan rekan guru dan kepala sekolah lain, khusunya dicilamaya wetan.
“Untuk mengikuti pelantikan berbagai persiapan sudah dilakukan, cuman harus gimana lagi, kenyataannya tidak dilantik. Ditanyakan sudah berkali-kali, tetap aja tidak dilantik. Coba akang bantu tanyakan ke kepala uptd terkait saya sebetulnya gimana,” pungkasnya.
Sekedar diketahui pantauan dilapangan, bukan hanya terkait Zaenal Abidin saja, bahkan jabatan dua kepala sekolah dasar dicilamaya wetan di PLTkan, sementara mutasi sudah berjalan mulai dari bulan kemarin, sedangkan daftar calon kepala sekolah diwilayah tersebut sudah ada. (wan)

