Sejumlah 36.065 siswa sekolah dasar (SD) di Kabupaten Karawang mengikuti Ujian Sekolah/Madrasah (USM) hari ini, Senin (15/5). Pendistribusian soal kepada 892 SD baik negeri maupun swasta yang menyelenggarakan USM, dilakukan sejak Sabtu (13/5) lalu melalui 30 Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pendidikan masing-masing kecamatan.
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Karawang, Drs. H. Dadan Sugardan, M.Pd meminta seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan USM, bisa menjalankan tugasnya masing-masing dengan baik. Sehingga pelaksanaan USM di Karawang berjalan sukses dan para siswa mendapat nilai hasil ujian yang memuaskan.
“Mudah-mudahan semuanya lancar, tidak ada kendala yang berarti selama pelaksanaan ujian. Sehingga pelaksanaan USM di Karawang bisa berjalan dengan sukses, baik dari segi penyelenggaraannya maupun hasil yang didapat oleh para siswa,” katanya.
Selama tiga hari tanggal 15-17 Mei 2017, para siswa akan mengerjakan soal-soal yang diujikan, yakni Bahasa Indonesia, Matematika, dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Dan pada tahun ini, Forum Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kabupaten Karawang mengambil peran sebagai pengawalan pencetakan dan pendistribusian naskah USM untuk SD.
Ketua K3S Kabupaten Karawang, Utik Surtika Dewi, M.Pd didampingi Margono, S.Pd dan Sunarto, S.Pd mengungkapkan, perubahan Ujian Nasional (UN) tingkat SD atau MI menjadi Ujian Sekolah/Madrasah (USM), mendorong setiap satuan pendidikan untuk menjadi penanggung jawab penyediaan naskah soal yang diujikan.
“Di Karawang ini kita kelola melalaui forum K3S, dimana kami mendapat master soal dari dinas pendidikan provinsi melalui Kepala Disdikpora Karawang, untuk dicetak dan distribusikan ke masing-masing satuan pendidikan,” katanya.
Ia memastikan, soal-soal yang diujikan bagi 36.065 siswa dari 892 SD negeri dan swasta yang melaksanakan USM terjaga kerahasiaannya. Sehingga pelaksanaan USM di Karawang akan sesuai dengan Peraturan Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Nomor: 007/H/EP/2017 tentang POS USM.
“Jumlah perserta tersebut di luar peserta dari MI. Soal-soal tersebut terdiri dari 678 dus dengan 7.968 amplop untuk 3 mata pelajaran, Bahasa Indonesia, Matematika, dan IPA. Dimana setiap harinya satu mata pelajaran yang diujikan,” kata Utik.
Untuk menjaga kerahasiaan naskah soal yang diujikan, pihak kepolisian juga dilibatkan dalam proses pengawalan pendistribusian hingga pengamanan di lokasi penyimpanan soal di 30 UPTD pendidikan masing-masing kecamatan. Dimana saat penyerahan naskah soal dihadiri oleh Kepala Bidang (Kabid) SD, Drs. Cecep Mulyawan dan Kepala Seksi (Kasi) Kuriklum Drs. H. Idam, untuk memastikan semua satuan pendidikan siap melaksanakan USM.
“Sesuai arahan Kepala Disdikpora dan Kepala Bidang (Kabid) SD, soal tidak boleh bocor. Meskipun penentuan kelulusan ada di sekolah, tapi 25 persen kisi-kisinya dikeluarkan oleh BSNP. Sehingga ada pengamanan soal yang dilakukan oleh pihak kepolisian,” katanya. (dea)

