Puskesmas Gempol Tingkatkan Pelayanan

BANYUSARI, Spirit

Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Gempol Kecamatan Banyusari berupaya untuk konsisten dalam melakukan peningkatan pelayanan kesehatan terhadap masyarakat. Bahkan, saat ini pelayanan tersebut ditingkatkan melalui sistem jemput bola.
“Jemput bola, seperti halnya dengan program Puskesmas Keliling (Pusling). Menggunakan mobil puskesmas untuk mendatangi warga yang ada di pelosok desa. Tentunya, khusus wilayah yang menjadi binaan,” kata Luki Muflih kepada Spirit Jawa Barat diruang kerjanya, Senin (2/5).
Selain itu, menurutnya, pembangunan gedung Puskesmas Gempol merupakan bagian dari upaya peningkatan pelayanan. Namun diakuinya, saat ini status puskesmas yang dipimpinnya masih Non DTP (bukan dengan tempat perawatan, red) yang belum melayani rawat inap dan Poned.
“Hanya melayani rawat jalan. Tapi, bila ada kasus yang sifatnya insiden seperti kecelakaan dapat dirawat sebelum dirujuk. Untuk menjadi rawat inap, itu kebijakan Pemda dan Dinas Kesehatan. Harapannya segera bisa rawat inap,” katanya.
Ditambahkan Luki, puskesmas memiliki jangkauan pelayanan yang sangat luas, seperti Pronkes, Gigi, UKS, P2M dan Kesling. Kebanyakan masyarakat yang berobat saat ini, sambungnya, mempunyai keluhan di bagian Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), radang kulit dan juga diare.
Dipaparkannya, terjadi ISPA disebabkan salah satunya karena faktor cuaca termasuk juga diakibatkan kondisi pasien yang baik diakibatkan kurang gizi dan tidak lengkapnya pemberian imunisasi.
“Kalau diare biasanya karena salah makan atau makanan yang dimakan sudah terkontaminasi. Artinya makanan yang tidak disimpan rapi dan dihinggapi lalat. Cirinya dalam satu hari BAB lebih dari tiga kali. Untuk pertolongan pertama gunakan Larutan Gula dan Garam (LGG), minum sampai tiga gelas,” pungkasnya. (wan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *