PURWAKARTA, Spirit – Ghazali Center Indonesia menuntaskan Rapat Kerja (Raker) yang digelar selama dua hari, 22–23 Juli 2026, di Villa Negla Alam, Cihanjawar, Kabupaten Purwakarta. Forum tersebut tidak hanya menjadi ajang konsolidasi internal organisasi, tetapi juga menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis yang ditujukan untuk memperkuat tata kelola pemerintahan daerah.
Raker tersebut menghadirkan berbagai unsur, mulai dari kalangan akademisi, eksekutif, dewan pengawas, pengamat, hingga perwakilan anggota legislatif Kabupaten Karawang. Beragam pandangan yang dihimpun dalam forum itu kemudian dirumuskan menjadi rekomendasi eksternal sebagai bentuk kontribusi Ghazali Center Indonesia dalam mendorong pemerintahan yang lebih transparan, akuntabel, partisipatif, serta berpihak pada kepentingan masyarakat.
Dalam hasil pembahasannya, terdapat lima poin rekomendasi yang menjadi perhatian utama. Pertama, perlunya penguatan fungsi pengawasan terhadap pelaksanaan program pembangunan daerah agar berjalan efektif, efisien, dan terhindar dari praktik korupsi.
Kedua, mendorong keterbukaan informasi publik sekaligus memperluas ruang partisipasi masyarakat dalam setiap tahapan perencanaan, pelaksanaan, hingga pengawasan kebijakan publik.
Ketiga, memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, akademisi, dunia usaha, organisasi masyarakat sipil, dan media guna menghasilkan kebijakan yang disusun berdasarkan data serta hasil riset yang dapat dipertanggungjawabkan.
Keempat, meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui pengembangan inovasi, percepatan digitalisasi, serta penguatan kapasitas aparatur pemerintah agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal.
Kelima, mengawal seluruh kebijakan strategis daerah agar tetap berada pada koridor prinsip tata kelola pemerintahan yang baik (good governance).
Direktur Ghazali Center Indonesia, Lili Gojali, S.Pd., menegaskan bahwa seluruh hasil Raker akan menjadi pijakan organisasi dalam menjalankan fungsi kajian, advokasi kebijakan, serta pengabdian kepada masyarakat.
“Ghazali Center Indonesia berkomitmen menjadi lembaga kajian independen yang menghadirkan rekomendasi berbasis riset, data, dan kepentingan publik. Kami akan terus menjadi mitra kritis dan konstruktif bagi pemerintah daerah dalam mewujudkan pembangunan yang transparan, berkeadilan, dan berkelanjutan,” ujar Lili Gojali.
Melalui pelaksanaan Raker tersebut, Ghazali Center Indonesia kembali menegaskan perannya sebagai lembaga yang siap memberikan kontribusi nyata dalam penyelesaian berbagai persoalan strategis daerah. Organisasi ini juga berkomitmen untuk terus mendorong lahirnya kebijakan publik yang berkualitas sebagai bagian dari upaya mendukung kemajuan Kabupaten Karawang maupun Indonesia secara lebih luas. (rls/red)
