KUTAWALUYA, Spirit



Seorang kakek asal Dusun Semplek Rt 021/005 Desa Sampalan Kecamatan Kutawaluya, selama dua hari tak diketahui kabarnya, Suharja (72) di duga kuat hanyut terbawa arus aliran saluran pembuang yang berada di Dusun Borontok Barat Rt 04/02 Desa Sindangsari Kecamatan Kutawaluya.

Dugaan tersebut semakin kuat setelah salah satu saksi, Urta (70), melihat korban turun ke air setelah korban meninggalkan pancing, sendal, dan pakaian ganti yang di bawanya. Urta mengatakan saat itu sedang berada di sawah dan sempat menegur korban, namun tak di gubris.

“Kemarin siang pergi mancing, sampe sekarang orangnya belum ketemu, tapi kami nemuin pancing, akaian salin yang dibawa beliau sama sendal. Dan memang kondisi kejiwaan si korban sudah pikun,” ujarnya kepada Spirit Jawa Barat, Selasa (5/6).

Menurut pihak keluarga, korban keluar sejak pukul 10.00 WIB, Senin (4/6) pagi, dan di nyatakan hilang sejak pukul 11.00 wib di pinggir kali. Dugaan tersebut di perkuat setelah di temukan baju, peci, sandal, tongkat, dan alat pancing di tepian kali yang di ketahui milik korban. Pihak keluarga juga meyakini jika korban memang tenggelam dan terbawa arus.


Sementara itu Kepala Desa Sampalan, Jamaludin, mengatakan hingga saat ini korban belum di temukan meskipun sudah dua hari di lakukan pencarian. Namun, selain ada saksi yang menyatakan korban tenggelam, di sisi lain ada juga seorang warga yang melapor kepadanya, jika kakek yang di duga tenggelam tersebut terlihat memyebrang jembatan.

“Saya juga bingung antara tenggelam atau tidak, karena ada yang bilang pada saya, kalau si kakek berhasil nyebrang,” ucapnya.

Dirinya berharap kejadian yang sudah di tangani tim SAR, BPBD, serta jajarannya ini tidak benar terjadi, selebihnya kakek tersebut bisa kembali kepada keluarganya. Dirinya juga mengimbau kepada masyatakat agar tetap waspada dan hati-hati dalam menjaga keluarga.

“Kalau ada kabar seperti ini saya bingung mana yang bener. Mudah-mudahan aja si kakek selamet. Dan untuk leluarga, harus benar-benar merawat anggota keluarganya, jangan ketika sudah kejadian seperti ini baru ribut-ribut mencari,” imbuhnya.(dar)