Tanpa Perpeloncoan, Siswa SMP Pasundan Isi MPLS Dengan Permainan

CILAMAYA KULON, Spirit

Sudah bukan zamannya lagi sekolah menyelenggarakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dengan kegiatan kekerasan.

Di SMP Pasundan Cilamaya Kulon Karawang, MPLS diisi dengan materi soal, pengenalan lingkungan, serta permainan.

Menurut panitia penyelenggara, Karta, mengatakan, kegiatan MPLS di sekolahnya dilakukan sejak Senin (16/7/2018) lalu. Kegiatan hari pertama diisi dengan upacara pembukaan masa orientasi sekolah yang diikuti semua siswa baru sebagai peserta.

“Sesuai perintah Mendikbud orangtua harus hadir dalam hari pertama sekolah. Setelah itu, para siswa yang mengikuti MPLS diberikan materi pengertian tata tertib. Bagaimana cara belajar metode kurikulum 2013 dan kami juga mengenalkan kebiasaan sekolah, sarana dan beberapa fasilitas, hak serta kewajiban siswa,” ungkapnya, Rabu (19/7/2018) disekolah.

Karta mengutarakan, siswa yang mengikuti MPLS di sekolahnya tidak mengenakan perlengkapan yang aneh lainnya. Dia juga memastikan tidak ada perpeloncoan.

“Tidak ada kekerasan atau ploncoan. Siswa yang mengikuti MPLS masih mengenakan seragam SD. Hari terakhir ini diisi dengan lomba, dan bersih-bersih lingkungan sekolah,” ujarnya.

MPLS di SMP Pasundan ada yang berbeda, selain permainan, konsentrasi dan kecepatan. Kegiatan gerakan disiplin dan belanegara. Pengenalan lingkungan sekolah, materi wawasan Wiyata Mandala, juga Kapasundanan.

“Disekolah kami semua siswa diberikan pendidikan karakter, sesuai moto Wengkuh agamana, Luhung elmuna, Jembar budayana (Kuat agamanya, Tinggi ilmunya, dan Banyak budayanya),” jelas Karta.

Karta juga memastikan semua orang tua mendapat nomor handphone wali kelas, kepsek dan wakil kepsek. Hal ini bertujuan agar orang tua dan sekolah bisa bersinergi mengawasi anak-anaknya.

“Kita pastikan anak-anak akrab dengan kakak kelas, guru dan lingkungan,” pungkasnya.

Sementara berdasarkan pantauan di lokasi, terlihat anak-anak kelas VII yang mengenakan seragam putih merah sedang mengambil sampah untuk dibuang pada tempatnya. (wan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *