BATUJAYA, Spirit



Bantuan pemerintah berupa unit traktor untuk para petani guna percepatan tanam di Kabupaten Karawang, diduga kuat digunakan oknum untuk kepentingan pribadi. Hal tersebut diutarakan Solihin R (50) salah seorang tokoh tani asal Desa Telukambulu, Kecamatan Batujaya.


Solihin R

Menurutnya, kuat dugaan ada oknum yang telah lama memanfaatkan bantuan traktor dari pemerintah tersebut untuk kepentingan dan menjadikannya milik pribadi kelompok tani.

“Terkadang keberadaan fisik traktor tersebut tidak jelas dimana rimbanya. disaat ada petani yang membutuhkan traktor, harus bayar dulu dengan ongkos mahal dengan kata lain disewakan,” ungkapnya, Selasa (17/7).

Masih menurut Solihin, padahal bantuan tersebut yang berupa hand traktor ini diberikan berdasarkan hasil Rencana Defenitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) tani yang menyebutkan rincian kebutuhan pada sarana produksi (Saprodi) petani.

“Bila tanpa RDKK gabungan kelompok tani mana mungkin bantuan hand traktor ini bisa diberikan, tapi realitanya malah disalahgunakan oknum,” tegasnya.

Masih menurut Solihin yang belakangan menyebutkan permasalahan ini muncul lantaran kurangnya pengawasan bersama serta tidak terbukanya informasi dari ketua kelompok terhadap petani.

“Jadinya kurang bermanfaat luas dan dampaknya tetap saja para petani kerepotan mengeluarkan biaya tambahan untuk produksi,” tandasnya. (zul)