KARAWANG, Spirit – Menanggapi keluhan orangtua murid tentang pungutan sumbangan mebeler, Kepala SDN Kalangsari III, Neneng Teti Heryati berkilah bahwa sebelumnya pihak sekolah telah meminta persetujuan orangtua siswa melalui rapat komite yang di hadiri Korwilcambiddik Rengasdengklok dan Saber Pungli Karawang.



“Ini undangan rapat komite, ini daftar hadirnya dan ini surat pernyataan dari para orangtua murid. Satu orang satu surat pernyataan,” kata Teti kepada Spirit Jawa Barat, Jumat (23/8/2019) saat ditemui di ruang kerjanya.

Dirinya pun berkeberatan dengan keluhan salah satu orangtua siswa yang menyebutkan pihak sekolah meminta sumbangan sebesar Rp.200 ribu per siswa.

“Kita minta sumbangan pengadaan meja dan kursi, sebesar Rp.100 ribu. Ada beberapa siswa yang yatim dan tidak mampu, itu tidak kita pungut. Dan tabungan pun yang ada hanya tabungan siswa, tidak ada tabungan orangtua siswa. Itu orangtua yang ingin mengadakan piknik jadi dari sekarang mereka menyimpan uang,” jelas Neneng.

Pantauan Spirit Jawa Barat, surat pernyataan orangtua siswa didapati dibuat per tanggal 23 Agustus 2019, setelah ramai pemberitaan.

Sementara itu anggota Saber Pungli Karawang, Bripka Mutiara melalui pesan whats app membenarkan rapat komite yang di gelar pada bulan Juli 2019 oleh SDN Kalangsari III dihadiri salah seorang anggota Saber Pungli Karawang.

“Kita akan coba datangi sekolah itu, untuk crosscheck informasi antara pihak sekolah dan orangtua siswa,” tegasnya. (dar)